RADARPATI.JAWAPOS.COM - Bagi pecinta otomotif Indonesia, Honda Tiger bukan sekadar sepeda motor.
Motor sport 200 cc besutan PT Astra Honda Motor (AHM) ini pernah menjadi ikon "Raja Jalanan" berkat ketangguhan mesin, kenyamanan berkendara, dan kemampuannya melibas perjalanan jarak jauh.
Diluncurkan pertama kali pada Agustus 1993, Honda Tiger bertahan hampir dua dekade sebelum akhirnya dihentikan produksinya pada 2013.
Baca Juga: Ini 7 Alasan Honda Tiger Dijuluki Raja Jalanan, Motor Sport 200 cc Legendaris yang Sulit Tergantikan
Selama itu pula, motor ini mengalami sejumlah penyegaran tanpa meninggalkan karakter utamanya sebagai motor touring yang tangguh.
Berikut perjalanan lima generasi Honda Tiger yang melegenda di Indonesia.
1. Honda Tiger 2000 (1993–2002)
Generasi pertama hadir pada Agustus 1993 dengan nama Honda Tiger 2000.
Dibekali mesin 200 cc empat langkah berpendingin udara, motor ini langsung menarik perhatian karena menawarkan performa bertenaga, posisi berkendara nyaman, serta tangki berkapasitas besar.
Pada masanya, Honda Tiger menjadi simbol motor sport premium dan banyak diminati kalangan anak muda maupun penghobi touring.
2. Honda Tiger 2000 Revo (2002–2005)
Memasuki 2002, Honda menghadirkan Tiger 2000 Revo dengan desain bodi lebih modern, grafis baru, dan peningkatan kenyamanan berkendara.Meski tampil lebih segar, Honda tetap mempertahankan mesin 200 cc yang terkenal bandel, irit perawatan, dan cocok digunakan untuk perjalanan jauh.
3. Honda Tiger New Revolution Cruiser (2006–2008)
Penyegaran kembali dilakukan melalui Honda Tiger New Revolution Cruiser (NRC) pada 2006.
Perubahan terlihat pada lampu depan, tangki bahan bakar, panel instrumen, hingga bodi samping yang tampil lebih agresif.
Meski desain berubah, karakter sebagai motor touring tetap dipertahankan.
4. Honda Tiger CW (2008–2010)Generasi berikutnya hadir dengan penggunaan Cast Wheel (CW) atau velg palang menggantikan velg jari-jari.
Selain membuat tampilan lebih modern, penggunaan velg palang juga memudahkan perawatan sehingga Tiger tetap mampu bersaing di pasar motor sport nasional.
5. Honda Tiger Revolution Cruiser/Adventure Spirit (2010–2013)Generasi terakhir mengusung konsep Adventure Spirit dengan tampilan yang lebih gagah.
Perubahan meliputi lampu depan baru, shroud berukuran besar, tangki lebih berotot, dan desain keseluruhan yang lebih modern.
Namun, mesin 200 cc tetap dipertahankan sebagai identitas utama Honda Tiger.
Produksi Berakhir, Status Legenda Tetap Bertahan
Honda resmi menghentikan produksi Tiger pada 2013.
Keputusan tersebut dipengaruhi perubahan regulasi emisi, meningkatnya persaingan motor sport berteknologi injeksi, serta bergesernya tren konsumen ke model yang lebih modern.
Meski demikian, nama Honda Tiger tetap hidup di kalangan pecinta otomotif.
Berbagai komunitas Tiger masih aktif menggelar touring, bakti sosial, hingga kegiatan silaturahmi di berbagai daerah.
Hingga kini, harga Honda Tiger bekas juga masih relatif stabil karena banyak diburu kolektor maupun penggemar motor sport klasik.
Ketangguhan mesin, kenyamanan berkendara, dan statusnya sebagai "Raja Jalanan" membuat Honda Tiger tetap dikenang sebagai salah satu motor sport paling legendaris yang pernah dipasarkan di Indonesia. (*/ihm)