RADARPATI.JAWWAPOS.COM - Nama Pascal Struijk kembali menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United tersebut dirumorkan masuk dalam radar pemain keturunan yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Spekulasi ini mencuat setelah sejumlah akun media sosial menyebarkan kabar mengenai dugaan komunikasi dan negosiasi yang disebut telah berlangsung cukup lama. Struijk bahkan diklaim memberikan sinyal positif terhadap kemungkinan menjalani proses naturalisasi.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, juga disebut-sebut merekomendasikan nama pemain berusia 26 tahun tersebut. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari PSSI yang mengonfirmasi kabar maupun perkembangan proses naturalisasinya.
Isu Naturalisasi Pascal Struijk Kembali Mencuat
Rumor mengenai peluang Struijk membela Skuad Garuda sebenarnya bukan hal baru. Pemain kelahiran Deurne, Belgia, itu sudah beberapa kali dikaitkan dengan Indonesia karena memiliki latar belakang keluarga dari Tanah Air.
Perhatian publik sempat meningkat setelah Struijk mengunggah foto yang memperlihatkan tato bergambar Burung Garuda di kaki kirinya. Simbol tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai kedekatannya dengan Indonesia.
Meski demikian, keberadaan tato tersebut belum dapat dijadikan bukti bahwa Struijk ingin memperkuat Timnas Indonesia. Belum ada pernyataan resmi yang menghubungkan tato itu dengan rencana naturalisasi ataupun keputusan karier internasionalnya.
Profil dan Karier Pascal Struijk
Pascal Augustus Struijk merupakan pemain bertahan yang saat ini memperkuat Leeds United. Ia lahir pada 11 Agustus 1999 di Deurne, Belgia, dan memiliki kewarganegaraan Belanda serta Belgia.
Baca Juga: Profil Dean Zandbergen, Striker Haus Gol yang Gagal Bela Timnas
Struijk berposisi sebagai bek tengah berkaki kiri. Ia bergabung dengan Leeds United pada Januari 2020 dan, berdasarkan informasi dalam laporan yang beredar, terikat kontrak hingga 30 Juni 2027.
Selama berkarier di Inggris, Struijk dikenal memiliki postur yang mendukung duel udara, kemampuan menjaga posisi, serta distribusi bola yang baik. Pengalamannya bermain di kompetisi Inggris juga menjadi salah satu aspek yang membuatnya dinilai berpotensi memperkuat lini belakang tim nasional.
Ia juga beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten di Leeds United. Peran tersebut menunjukkan kepercayaan klub terhadap kontribusinya di lapangan.
Peluang Memperkuat Timnas Indonesia
Peluang Struijk membela Indonesia dikaitkan dengan garis keturunan dari pihak ibunya. Kakek dan neneknya disebut berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Latar belakang keluarga tersebut dapat menjadi dasar untuk menelusuri kelayakannya, tetapi status keturunan saja tidak otomatis membuat seorang pemain memenuhi seluruh persyaratan naturalisasi dan regulasi FIFA. Dokumen pendukung serta ketentuan kewarganegaraan dan kelayakan membela tim nasional tetap perlu diperiksa.
Jika suatu saat bergabung dengan Timnas Indonesia, Struijk berpotensi menambah pilihan di sektor pertahanan. Ia juga dinilai dapat menjadi opsi untuk berduet dengan Jay Idzes, meskipun kombinasi tersebut masih sebatas kemungkinan dan belum menjadi bagian dari rencana resmi yang diumumkan.
Timnas Belanda Masih Menjadi Prioritas
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah sikap Struijk terhadap karier internasionalnya. Dalam wawancara dengan media Belanda, ia sebelumnya disebut masih memprioritaskan kesempatan membela Timnas Belanda.
Bermain untuk tim nasional senior Belanda merupakan impian yang ingin diwujudkannya. Struijk juga berharap mendapatkan kesempatan dari pelatih Ronald Koeman.
Sejauh informasi yang dicantumkan dalam laporan tersebut, ia belum pernah tampil bersama tim senior Belanda dan memiliki pengalaman di level kelompok umur U-17 pada 2016.
Kondisi itu kerap memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Struijk memilih negara lain. Namun, belum adanya penampilan di tim senior Belanda tidak serta-merta memastikan bahwa ia akan memilih Indonesia. Keputusan tersebut tetap bergantung pada keinginan pemain serta ketentuan yang berlaku.
Menunggu Konfirmasi PSSI
Hingga kini, kabar naturalisasi Pascal Struijk masih perlu diperlakukan sebagai rumor karena belum ada konfirmasi resmi dari PSSI mengenai negosiasi, proses administrasi, maupun rencana perekrutannya.
Publik sepak bola Indonesia masih menantikan kejelasan mengenai kemungkinan bek Leeds United tersebut bergabung dengan Skuad Garuda. Jika terealisasi dan seluruh persyaratan terpenuhi, kehadirannya berpotensi menambah kedalaman lini pertahanan Indonesia.
Namun, sebelum ada pernyataan resmi dari pihak terkait, belum dapat dipastikan apakah Struijk akan melanjutkan karier internasional bersama Belanda atau membuka peluang untuk membela Timnas Indonesia. (*)
Editor : Zakarias Fariury