RADARPATI.JAWAPOS.COM - Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 turut berdampak pada peningkatan nilai pasar sejumlah pemainnya.
Enam pemain Skuad Garuda masuk dalam daftar 10 besar pesepak bola Asia Tenggara yang mencatatkan kenaikan nilai pasar tertinggi setelah turnamen tersebut.
Indonesia memastikan gelar juara setelah menaklukkan Thailand pada partai final. Kedua tim bermain imbang 2-2 selama waktu normal sebelum Garuda keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 melalui adu penalti.
Baca Juga: Nilai Pasar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Melonjak Setelah Juara ASEAN
Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi Indonesia. Selain meraih trofi, sejumlah pemain juga mengalami peningkatan valuasi berdasarkan data pasar sepak bola.
Bek Elkan Baggott mencatatkan lonjakan terbesar. Pemain Millwall itu mengalami kenaikan nilai pasar dari 200 ribu euro menjadi 1,2 juta euro. Artinya, valuasinya bertambah sebesar 1 juta euro.
Di bawah Baggott, penjaga gawang Maarten Paes menempati posisi kedua setelah nilai pasarnya naik 500 ribu euro, dari 1,5 juta euro menjadi 2 juta euro.
Sementara itu, Nathan Tjoe-A-On berada di urutan ketiga dengan kenaikan sebesar 250 ribu euro. Nilai pasar bek tersebut kini mencapai 700 ribu euro, meningkat dari sebelumnya 450 ribu euro.
Justin Hubner juga masuk empat besar. Nilai pasar bek Timnas Indonesia itu bertambah 200 ribu euro, dari 800 ribu euro menjadi 1 juta euro.
Baca Juga: Proyeksi Skuad Timnas Indonesia, Full Back Jadi PR Besar
Enam Pemain Indonesia Masuk 10 Besar
Dominasi Indonesia terlihat dalam daftar pemain dengan peningkatan nilai pasar tertinggi setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Dari 10 nama yang tercatat, enam di antaranya merupakan pemain Skuad Garuda.
Selain Baggott, Paes, Nathan, dan Hubner, dua pemain Indonesia lainnya adalah Luke Vickery dan Joey Pelupessy. Keduanya mencatatkan kenaikan nilai pasar sebesar 150 ribu euro, sehingga masing-masing kini memiliki valuasi 400 ribu euro.
Empat posisi lainnya ditempati pemain Thailand yang turut mengantar negaranya menjadi finalis turnamen. Mereka adalah Anan Yodsangwal, Peerawat Akkratum, Jude Soonsup-Bell, dan Iklas Sanron.
Anan dan Peerawat masing-masing mengalami kenaikan nilai pasar sebesar 200 ribu euro. Nilai pasar Anan kini mencapai 500 ribu euro, sedangkan Peerawat berada di angka 400 ribu euro.
Jude Soonsup-Bell juga mencatatkan peningkatan sebesar 200 ribu euro, dari 150 ribu euro menjadi 350 ribu euro. Adapun Iklas Sanron mengalami kenaikan 150 ribu euro, sehingga nilai pasarnya kini mencapai 300 ribu euro.
Daftar Kenaikan Nilai Pasar Terbesar
Berikut daftar 10 pemain Asia Tenggara dengan kenaikan nilai pasar tertinggi setelah FIFA ASEAN Cup 2026 berdasarkan data yang dirangkum:
Elkan Baggott (Indonesia): €200 ribu menjadi €1,2 juta, naik €1 juta.
Maarten Paes (Indonesia): €1,5 juta menjadi €2 juta, naik €500 ribu.
Nathan Tjoe-A-On (Indonesia): €450 ribu menjadi €700 ribu, naik €250 ribu.
Justin Hubner (Indonesia): €800 ribu menjadi €1 juta, naik €200 ribu.
Anan Yodsangwal (Thailand): €300 ribu menjadi €500 ribu, naik €200 ribu.
Peerawat Akkraktum (Thailand): €200 ribu menjadi €400 ribu, naik €200 ribu.
Jude Soonsup-Bell (Thailand): €150 ribu menjadi €350 ribu, naik €200 ribu.
Luke Vickery (Indonesia): €250 ribu menjadi €400 ribu, naik €150 ribu.
Joey Pelupessy (Indonesia): €250 ribu menjadi €400 ribu, naik €150 ribu.
Iklas Sanron (Thailand): €150 ribu menjadi €300 ribu, naik €150 ribu.
Berdasarkan daftar tersebut, pemain Indonesia mendominasi enam dari 10 posisi, sedangkan empat lainnya ditempati pemain Thailand. Elkan Baggott menjadi sorotan utama berkat lonjakan nilai pasar yang paling besar.
Meski demikian, nilai pasar merupakan estimasi valuasi pemain dan tidak selalu sama dengan biaya transfer yang harus dibayarkan klub. Perubahan angka tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan penilaian terhadap pemain setelah tampil di kompetisi internasional. (*)
Editor : Zakarias Fariury