RADARPATI.JAWAPOS.COM - Persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia mulai menjadi perhatian penggemar sepak bola. Kompetisi ini akan menjadi kesempatan bagi negara-negara Asia untuk memperebutkan tempat di putaran final Piala Dunia 2030.
Timnas Indonesia menjadi salah satu tim yang dinantikan kiprahnya. Skuad Garuda berpeluang menghadapi persaingan ketat dari negara-negara Asia lainnya demi melanjutkan langkah menuju turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Match Day November 2026
Namun, informasi mengenai jadwal, format kompetisi, pembagian pot, serta posisi Indonesia dalam kualifikasi perlu merujuk pada pengumuman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan FIFA.
Hal ini penting untuk memastikan setiap informasi yang beredar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Posisi Ranking FIFA Menentukan Babak Awal Kualifikasi
Dalam sistem kualifikasi Piala Dunia, peringkat FIFA dapat menjadi salah satu acuan untuk menentukan penempatan tim pada tahap awal kompetisi, bergantung pada regulasi yang ditetapkan untuk setiap edisi.
Naskah yang beredar menyebutkan bahwa Timnas Indonesia berada di peringkat ke-21 Asia atau posisi ke-116 dunia. Berdasarkan klaim tersebut, Indonesia disebut berhak langsung tampil di putaran kedua tanpa harus melewati babak pertama.
Jika skema tersebut nantinya dikonfirmasi secara resmi, kesempatan memulai perjuangan dari putaran kedua akan memberikan keuntungan bagi tim pelatih dalam menyusun program persiapan. Indonesia juga dapat memusatkan perhatian pada calon lawan yang berpotensi dihadapi pada fase berikutnya.
Meski demikian, posisi peringkat dan hak untuk langsung memasuki putaran kedua harus dipastikan berdasarkan daftar peringkat serta regulasi resmi kualifikasi Piala Dunia 2030.
Baca Juga: Tambah 3 Amunisi Baru, Timnas Indonesia Siap Jelang Piala Asia 2027
Gambaran Pembagian Pot Pengundian
Pembagian pot menjadi salah satu tahapan penting sebelum pengundian grup. Penempatan tim biasanya mempertimbangkan peringkat dan ketentuan kompetisi yang ditetapkan penyelenggara.
Dalam informasi yang beredar, Indonesia diproyeksikan menempati Pot 3 pada putaran kedua. Sejumlah negara yang disebut berpotensi berada dalam pot yang sama antara lain Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, dan India.
Akan tetapi, daftar tersebut belum dapat diperlakukan sebagai susunan pot final sebelum AFC mengumumkan hasil penetapan resmi. Komposisi grup juga baru dapat diketahui setelah proses pengundian dilaksanakan.
Jika Indonesia ditempatkan dalam pot yang sama dengan Malaysia atau Filipina, kedua negara tersebut berpotensi tidak berada satu grup dengan Skuad Garuda pada fase yang sama. Kepastian mengenai kemungkinan tersebut tetap bergantung pada aturan pengundian yang berlaku.
Perjalanan dari Putaran Kedua Menuju Putaran Ketiga
Putaran kedua menjadi fase penting bagi tim-tim yang berjuang mendapatkan tempat di babak selanjutnya. Setiap negara harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin agar dapat bersaing memperebutkan posisi terbaik di grup.
Naskah sumber menyebutkan bahwa putaran kedua direncanakan berlangsung mulai September 2027 hingga Maret 2028. Dalam skema yang dijabarkan, dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke putaran ketiga.
Pada tahap berikutnya, persaingan diperkirakan semakin ketat karena tim-tim yang lolos akan bersaing untuk mendapatkan tiket menuju Piala Dunia 2030. Kualitas pemain, kedalaman skuad, konsistensi permainan, dan strategi pelatih akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Bagi Indonesia, keberhasilan melewati putaran kedua akan menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya bersaing dengan negara-negara kuat Asia.
Peluang Tiket Langsung dan Jalur Playoff
Sistem kualifikasi Piala Dunia umumnya menyediakan jalur kelolosan langsung sekaligus kesempatan tambahan melalui babak playoff. Namun, jumlah tiket dan mekanisme yang berlaku untuk zona Asia pada edisi 2030 harus mengikuti regulasi resmi FIFA dan AFC.
Dalam skema yang dicantumkan pada informasi awal, tim-tim yang finis di posisi teratas putaran ketiga disebut berpeluang mengamankan tiket langsung. Sementara itu, tim yang menempati peringkat berikutnya masih memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan melalui putaran lanjutan atau playoff.
Skema tersebut perlu diverifikasi sebelum dijadikan acuan karena format kualifikasi, jumlah peserta, dan pembagian tiket untuk Piala Dunia 2030 belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi dalam naskah sumber.
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia
Berikut jadwal yang tercantum dalam informasi yang beredar. Tanggal-tanggal ini perlu diperlakukan sebagai informasi sementara sampai dikonfirmasi melalui kalender resmi AFC dan FIFA.
Putaran pertama: 22–30 Maret 2027.
Putaran kedua: 20 September 2027–28 Maret 2028.
Putaran ketiga: Mei/Juni 2028 hingga Juni 2029.
Putaran keempat atau playoff: September–Oktober 2029.
Kepastian jadwal dan format kompetisi akan menjadi dasar bagi federasi serta tim pelatih untuk menyusun program latihan, pertandingan uji coba, dan persiapan menghadapi calon lawan.
Bagi pendukung Timnas Indonesia, perkembangan kualifikasi ini patut dipantau melalui kanal resmi FIFA, AFC, dan PSSI. Dengan informasi yang terverifikasi, penggemar dapat mengikuti perjalanan Skuad Garuda menuju Piala Dunia 2030 tanpa terjebak kabar yang belum memiliki dasar resmi. (*)
Editor : Zakarias Fariury