Persiku Kudus Satu Grup dengan PSIM dan Persikad di League Cup 2026/2027

Abdul Rochim • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:08 WIB
Para pemain Persiku Kudus menjalani sesi latihan.
Para pemain Persiku Kudus menjalani sesi latihan.
 
KUDUS – Persiku Kudus menghadapi tantangan dari dua tim dengan karakter berbeda di League Cup 2026/2027.

Hasil undian menempatkan Macan Muria di Grup E Zona Barat 2 bersama PSIM Yogyakarta dan Persikad Depok.

Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Persiku yang masih berupaya memperbaiki performa di Championship.

Baca Juga: Persiku Kudus Kalah WO dari PSIS, Macan Muria Meringkuk di Dasar Klasemen

Hingga pekan keempat, tim berjuluk Macan Muria itu masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi minus satu poin.

Kekalahan 1-2 dari PSGC Ciamis pada Sabtu (3/10) memperpanjang catatan buruk Persiku.

Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Kahudi Wahyu sebelum menghadapi agenda League Cup yang dijadwalkan mulai bergulir pada November 2026.

Di Grup E, Persiku akan bertemu Persikad Depok yang sama-sama berkompetisi di Championship. Persikad saat ini mengoleksi sembilan poin dan bersaing untuk menempati posisi teratas klasemen Grup Barat.

Pertemuan kedua tim diperkirakan berlangsung ketat karena sama-sama memahami dinamika persaingan di kasta kedua.

Persiku perlu memanfaatkan pertandingan tersebut untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus memburu hasil positif.

Tantangan berbeda datang dari PSIM Yogyakarta. Tim berjuluk Laskar Mataram itu merupakan peserta Super League, kasta tertinggi sepak bola Indonesia, dengan komposisi skuad yang turut diperkuat pemain asing.

Perbedaan level kompetisi membuat duel melawan PSIM menjadi ujian penting bagi Persiku.

Macan Muria perlu menyiapkan strategi dan meningkatkan konsistensi permainan agar mampu bersaing menghadapi lawan dengan pengalaman di kompetisi tertinggi.

League Cup 2026/2027 menggunakan format fase grup sebelum berlanjut ke babak gugur. Sebanyak 36 klub dibagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi tiga tim, dengan pembagian wilayah Barat dan Timur.

Pada fase grup, pertandingan digelar dengan sistem kandang dan tandang. Setiap tim mendapat kesempatan bermain di kandang sendiri sekaligus bertandang ke markas lawan.

Dengan jadwal Championship yang tetap berjalan, Persiku harus menjaga keseimbangan antara upaya memperbaiki posisi di liga dan persiapan menghadapi League Cup.

Hasil di turnamen tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Macan Muria untuk membangun momentum, asalkan mampu memaksimalkan persiapan sejak awal. (*)

Editor : Abdul Rochim
League Cup 2026/2027 Persikad Depok championship psim yogyakarta persiku kudus