Bisa Main di Premier League? Efek Ranking FIFA Indonesia Naik

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:31 WIB
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Timnas Indonesia sukses mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai ajang FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengandaskan perlawanan sengit Thailand lewat adu penalti 4-2 (2-2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Keberhasilan ini turut mengokohkan posisi Skuad Garuda di peringkat 117 FIFA dengan koleksi 1.166,50 poin.

Laga final berlangsung dramatis sejak menit awal. Anak asuh John Herdman tampil menekan dengan mengandalkan duet Ole Romeny dan Mitchell Baker.

Baca Juga: Keuntungan Timnas Indonesia Setelah Ranking FIFA Naik

Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-84 melalui eksekusi tendangan bebas Dean James yang membentur pemain Thailand, Iklas Sanron.

Namun, Iklas membalas kesalahannya tiga menit kemudian untuk menyamakan skor 1-1 dan memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Memasuki extra time, Thailand sempat berbalik unggul lewat aksi Peeradol Chamrasamee di menit ke-111. Pantang menyerah, Indonesia kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116 melalui sundulan Elkan Baggott.

Pada babak adu penalti, empat penendang Garuda sukses menuntaskan tugasnya, sementara kiper Emil Audero berhasil menggagalkan sepakan Nattapong Sayriya serta tembakan Sarach Yooyen yang membentur tiang gawang.

Baca Juga: Dekati 100 Besar, Ranking FIFA Indonesia Melesat Setelah Juara

Kemenangan ini membawa dampak positif jangka panjang bagi peta sepak bola nasional. Berdasarkan pembaruan peringkat FIFA per Senin (5/10/2026), Indonesia mantap berada di urutan 117 dunia, menempel ketat Kazakhstan (116) serta berada di atas Sudan (118), Rwanda (119), dan Togo (120).

Selain trofi juara, pencapaian ini memberikan sederet keuntungan strategis:

Keuntungan Strategis Tim Nasional:

Posisi Pot Undian (Seeding): Meningkatkan peluang Indonesia menempati pot unggulan pada pengundian Kualifikasi Piala Dunia maupun Piala Asia guna menghindari tim raksasa di fase awal.

Daya Tarik Uji Coba Internasional: Mempermudah agenda laga persahabatan (FIFA Matchday) melawan tim-tim papan atas dari berbagai konfederasi.

Prestise dan Reputasi: Meningkatkan kepercayaan diri skuad serta mengangkat citra sepak bola Indonesia di tingkat global.

Dampak Positif Karier Pemain:

Kemudahan Izin Kerja (Work Permit): Membuka jalan pemain nasional untuk berkarier di liga-liga top Eropa—seperti Premier League—yang menetapkan ambang batas peringkat FIFA negara asal.

Meningkatkan Nilai Pasar (Market Value): Menarik perhatian pemandu bakat (scouter) internasional yang berdampak pada nilai transfer serta nilai komersial (endorsement).

Peluang Karier Luar Negeri (Abroad): Menumbuhkan kepercayaan klub-klub mancanegara untuk merekrut talenta muda asal Indonesia. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Ranking FIFA naik peringkat Timnas Indonesia keuntungan pemain timnas