FULL EXTRA TIME Indonesia 2-2 Thailand, Juara FIFA ASEAN Cup Ditentukan Adu Penalti

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 22:49 WIB
Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery berebut bola dengan Pemain Malaysia pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (28/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery berebut bola dengan Pemain Malaysia pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (28/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JAKARTA – Drama final FIFA ASEAN Cup 2026 semakin menegangkan.

Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Thailand hingga dua kali extra time di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) malam.

Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti untuk menentukan juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia sempat berada dalam posisi tertinggal 1-2 setelah Thailand mencetak gol pada menit ke-111.

Kesalahan di lini belakang Indonesia dimanfaatkan Thailand untuk membalikkan keadaan.

Sebelumnya, Indonesia unggul lebih dahulu melalui Dean James. Pemain tersebut mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-83.

Namun, keunggulan Garuda hanya bertahan empat menit.

Thailand menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui I. Sanron setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan Indonesia.

Thailand kemudian kembali membuat Indonesia tertinggal pada menit ke-111. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Thailand.

Indonesia tidak menyerah. Garuda terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga akhirnya berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.

Kedudukan tersebut bertahan hingga berakhirnya dua kali extra time.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Situasi ini menjadi penentuan terakhir bagi kedua tim.

Indonesia dan Thailand harus menunjukkan ketenangan para eksekutor penalti sekaligus berharap penjaga gawang mampu menggagalkan tendangan lawan.

Sebelumnya, Indonesia tampil lebih dominan dalam waktu normal. Garuda menguasai 68 persen bola, sedangkan Thailand 32 persen.

Mitchell Baker beberapa kali menjadi ancaman bagi pertahanan Thailand.

Pada menit ke-69, Baker mendapatkan umpan terobosan dan melepaskan tendangan kaki kiri, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.

Indonesia juga mendapat keuntungan setelah Thailand kehilangan satu pemain.

Mickelson mendapat kartu merah pada menit ke-80 karena melanggar Ole Romeny.

Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Indonesia untuk terus menekan.

Dean James akhirnya membawa Garuda unggul melalui tendangan bebas pada menit ke-83.

Namun, Thailand mampu bangkit dan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-87.

Pertandingan semakin dramatis pada babak tambahan waktu.

Thailand sempat unggul 2-1 pada menit ke-111, tetapi Indonesia kembali mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-2.

Hingga dua kali extra time berakhir, skor tetap Indonesia 2-2 Thailand.

Pemenang final FIFA ASEAN Cup 2026 kini harus ditentukan melalui adu penalti.

SUGBK pun berada dalam suasana tegang. Seluruh perhatian tertuju kepada para eksekutor dan penjaga gawang kedua tim. (*)

Editor : Abdul Rochim
fifa asean cup 2026 Indonesia vs Thailand final ASEAN Cup Indonesia 2-2 Thailand adu penalti