Mitchell Baker Cetak 5 Gol, Samai Rekor 3 Legenda Timnas Indonesia

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 19:20 WIB
Selebrasi Mitchell Baker dan Ole Romeny usai membobol gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Selebrasi Mitchell Baker dan Ole Romeny usai membobol gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JAKARTA – Mitchell Baker mencatatkan sejarah bersama Timnas Indonesia setelah mencetak lima gol alias quintrick saat skuad Garuda menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10) malam.

Lima gol tersebut menjadi separuh dari total gol Indonesia dalam pertandingan. Empat gol lainnya masing-masing dicetak Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Gol kelima Baker sekaligus menjadi yang paling menentukan. Penyerang Garuda itu mencetak gol pada menit 90+7 untuk memastikan Indonesia meraih kemenangan 9-2.

Baca Juga: Final FIFA ASEAN 2026: Chanathip Songkrasin Punya Pengalaman Panjang Hadapi Indonesia

Hasil tersebut membawa Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 secara dramatis. Skuad Garuda unggul produktivitas gol atas Malaysia setelah kedua tim sama-sama mengoleksi poin yang sama di Grup A.

Tambahan lima gol juga membuat Baker langsung memimpin daftar top skor sementara turnamen.

Samai Rekor 3 Legenda Garuda

Torehan Baker memiliki makna khusus dalam sejarah Timnas Indonesia.

Berdasarkan data yang dilansir akun Instagram Lapangbola, dia menjadi pemain keempat Garuda yang mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan.

Sebelumnya, catatan tersebut pernah dibuat tiga legenda Indonesia, yakni Soetjipto Soentoro, Iswadi Idris, dan Waskito.

Soetjipto Soentoro mencetak lima gol ketika Indonesia mengalahkan Taiwan 11-1 pada Turnamen Merdeka 1968.

Tiga tahun kemudian, giliran Iswadi Idris yang mencatatkan quintrick. Dia memborong lima gol saat Indonesia mengalahkan Vietnam 9-1 dalam ajang President Cup 1971.

Waskito kemudian mengukir catatan serupa pada President Cup 1972. Dia mencetak lima gol ketika Indonesia menang telak 12-0 atas Filipina.

Setelah lebih dari lima dekade, Baker akhirnya menyamai pencapaian tersebut. Catatan itu menjadi salah satu momen paling menonjol dalam perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Baker Sebut Laga Paling Gila

Baker mengaku kemenangan atas Bangladesh menjadi salah satu pertandingan paling berkesan dalam kariernya. Selain mencetak lima gol, dia turut membawa Indonesia melaju ke partai final.

"Ya, pertandingan yang gila. Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Para suporter luar biasa. Mereka membantu kami melewati pertandingan ini. Mereka adalah alasan kami bermain untuk negara ini," ujar Baker seusai laga.

Dia menegaskan perjuangan Indonesia belum selesai. Baker ingin menjaga momentum dan membawa Garuda meraih trofi.

"Kami akan menikmati malam ini, tetapi kami masih memiliki final untuk dimainkan. Kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia," tegasnya.

Di partai final, Indonesia akan menghadapi Thailand. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (5/10) malam.(*)

Editor : Abdul Rochim
Mitchell Baker fifa asean cup 2026 quintrick Soetjipto Soentoro Timnas Indonesia