Fans Malaysia dan Suporter Indonesia Saling Sindir, Isu Pemain Keturunan Memanas

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 18:55 WIB
Para striker Indonesia berselebrasi. (JawaPoscom)
Para striker Indonesia berselebrasi. (JawaPoscom)

JAKARTA – Rivalitas Indonesia dan Malaysia tak hanya berlangsung di lapangan. Menjelang duel kedua negara dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9) malam, perang sindiran juga terjadi di media sosial.

Perdebatan bermula setelah sejumlah akun asal Malaysia menyinggung keberadaan pemain keturunan dalam skuad Timnas Indonesia.

Nama Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye turut diseret dalam perdebatan mengenai asal-usul pemain.

Baca Juga: Mitchell Baker Jadi Top Skor Sementara FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu akun X, @ryeeku, membandingkan komposisi pemain kedua negara dan menyebut sejumlah pemain Indonesia memiliki latar belakang keturunan Eropa.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari suporter Indonesia.

Mereka menilai pernyataan tersebut keliru, terutama karena nama Oratmangoen dan Pelupessy merupakan marga yang berasal dari Maluku.

Sejumlah suporter Indonesia juga membalas dengan menyinggung persoalan tujuh pemain Malaysia yang sebelumnya menjadi sorotan setelah FIFA menjatuhkan sanksi terkait dokumen eligibilitas pemain.

Perdebatan di media sosial pun semakin panas. Sebagian suporter saling mempertanyakan status pemain keturunan yang membela masing-masing negara.

Nama Ragnar Oratmangoen kembali menjadi sorotan. Salah satu akun Indonesia menyebut Djauhari Oratmangoen, yang disebut sebagai paman Ragnar dan pernah menjabat Duta Besar Indonesia untuk Mongolia.

Sementara itu, duel Indonesia kontra Malaysia sendiri berakhir tanpa pemenang.

Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye menerima kartu merah langsung.

Indonesia sempat mencetak gol melalui Justin Hubner pada menit ke-4. Namun, gol tersebut dianulir karena terjadi pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang.

Bermain dengan 10 pemain, skuad Garuda lebih banyak bertahan. Malaysia mendapat sejumlah peluang melalui Arif Aiman, Paulo Josue, Fergus Tierney hingga Syahmi Safari.

Namun, penampilan solid Maarten Paes membuat gawang Indonesia tetap aman hingga pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

Hasil imbang tersebut membuat Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin di klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Malaysia berada di posisi pertama, sedangkan Indonesia di peringkat kedua karena kalah dalam produktivitas gol.(*)

Editor : Abdul Rochim
Ragnar Oratmangoen fifa asean cup 2026 Timnas Indonesia thom haye malaysia