35 Tahun Menanti, Indonesia Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:23 WIB
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

RADARPATI.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia tinggal selangkah lagi untuk menutup penantian panjang gelar juara di level senior.

Thailand menjadi lawan terakhir yang harus ditaklukkan Garuda pada final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan Indonesia kontra Thailand akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Bagi Indonesia, laga ini bukan sekadar perebutan trofi turnamen regional. Ada sejarah panjang yang ikut dipertaruhkan.

Baca Juga: Baker vs Teerasak, Duel Mesin Gol Indonesia dan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Terakhir kali timnas senior Indonesia mengangkat trofi terjadi pada SEA Games 1991 di Manila. Saat itu, Garuda berhadapan dengan Thailand di final.

Pertandingan berlangsung ketat tanpa gol hingga waktu normal. Indonesia kemudian memastikan gelar setelah memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.

Sejak momen tersebut, timnas senior Indonesia belum kembali menjadi juara.

Memang, Indonesia sempat meraih emas sepak bola putra SEA Games 2023 di Kamboja.

Saat itu, Garuda Muda bahkan mengalahkan Thailand 5-2 di pertandingan final.

Namun, pencapaian tersebut tidak dihitung sebagai gelar timnas senior.

Kompetisi sepak bola putra SEA Games menggunakan batasan usia dan Indonesia ketika itu tampil dengan skuad U-22.

Karena itu, FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan peluang berbeda.

Jika mampu mengalahkan Thailand, Indonesia akan mendapatkan gelar yang benar-benar mengakhiri puasa trofi timnas senior.

Penantian yang berlangsung sejak 1991 itu akan berakhir setelah 35 tahun.

Thailand dan Memori Final 1991

Thailand bukan lawan asing bagi Indonesia dalam pertandingan perebutan gelar.

Negara tersebut bahkan menjadi salah satu rival yang paling sering berhadapan dengan Garuda di partai puncak kompetisi kawasan Asia Tenggara.

Menariknya, Thailand juga merupakan lawan Indonesia ketika gelar terakhir timnas senior diraih.

Kini, 35 tahun setelah final di Manila, kedua negara kembali bertemu dalam pertandingan yang menentukan nasib trofi.

Situasinya pun berbeda. Jika pada 1991 Indonesia berhasil mengatasi Thailand melalui drama penalti, kali ini Garuda harus kembali menunjukkan kualitasnya di level senior untuk merebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

SUGBK Jadi Modal Tambahan

Indonesia memiliki keuntungan lain karena pertandingan final digelar di kandang sendiri.

Puluhan ribu suporter diperkirakan memenuhi SUGBK untuk memberikan dukungan kepada skuad asuhan John Herdman.

Atmosfer stadion bisa menjadi tambahan energi bagi Mitchell Baker dan kolega.

Kepercayaan diri Indonesia juga sedang tinggi setelah tampil produktif di pertandingan sebelumnya.

Garuda menghantam Bangladesh dengan skor telak 9-2 di SUGBK sekaligus memastikan tiket menuju final.

Namun, pertandingan final memiliki tekanan yang berbeda.

Thailand datang sebagai lawan yang memiliki pengalaman panjang dalam persaingan sepak bola regional.

Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan dukungan penonton dan produktivitas di laga sebelumnya.

John Herdman dituntut menyiapkan strategi terbaik agar Indonesia mampu melewati pertandingan terakhir tersebut.

Jika Thailand berhasil dikalahkan, malam di SUGBK bukan hanya menjadi perayaan juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Laga tersebut juga akan menjadi penanda berakhirnya penantian panjang timnas senior Indonesia sejak 1991.

Setelah 35 tahun, Garuda memiliki kesempatan untuk kembali mengangkat trofi. (*)

Editor : Abdul Rochim
fifa asean cup 2026 final Indonesia Thailand Thailand vs Indonesia puasa gelar timnas Indonesia Timnas Indonesia