RADARPATI.JAWAPOS.COM – Final FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya mempertemukan Timnas Indonesia dan Thailand.
Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10) pukul 20.00 WIB, juga menjadi panggung pertemuan dua pemain yang sama-sama merasakan atmosfer Bundesliga.
Dari kubu Indonesia ada Kevin Diks, sementara Thailand memiliki Nicholas Mickelson.
Keduanya sama-sama berposisi sebagai pemain bertahan dan memiliki pengalaman tampil di kompetisi sepak bola Jerman.
Baca Juga: Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Bidik Trofi
Pertemuan tersebut menarik karena keduanya pernah bersinggungan di level klub.
Kini, Diks dan Mickelson berpotensi berhadapan sebagai lawan di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.
Kevin Diks Jadi Andalan Indonesia
Kevin Diks memasuki musim keduanya bersama Borussia Monchengladbach. Bek Timnas Indonesia tersebut bergabung dengan klub Bundesliga itu pada musim 2025/2026.
Pada musim debutnya, Diks mencatatkan 30 penampilan di Liga Jerman. Ia juga menunjukkan kontribusi di lini belakang dengan mencetak lima gol.
Memasuki musim 2026/2027, peran Diks semakin besar.
Ia dipercaya menjadi wakil kapten Borussia Monchengladbach dan selalu menjadi starter dalam empat pertandingan yang telah dijalaninya, meski timnya belum meraih kemenangan.
Pengalaman kepemimpinan tersebut juga dibawa Diks ke Timnas Indonesia. Ia mengenakan ban kapten Garuda pada FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Jay Idzes absen.
Diks turut berkontribusi dalam perjalanan Indonesia menuju final. Salah satunya dengan mencetak gol ketika Garuda menghadapi Bangladesh dalam laga penentuan.
Kini, Diks memiliki kesempatan menutup turnamen dengan trofi di kandang sendiri.
Mickelson Punya Pengalaman Promosi ke Bundesliga
Di kubu Thailand, Nicholas Mickelson memiliki perjalanan yang sedikit berbeda.
Pemain berusia 27 tahun tersebut memperkuat SV Elversberg sejak musim 2025/2026 ketika klub masih bermain di 2. Bundesliga.
Pada musim pertamanya, Mickelson tampil dalam 26 pertandingan di 2. Bundesliga dan DFB Pokal.
Ia mencetak satu gol dan turut membantu Elversberg mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Jerman.
Setelah Elversberg tampil di Bundesliga, Mickelson telah mendapat kesempatan bermain dalam dua pertandingan. Namun, bek tersebut belum dipercaya menjadi starter.
Menariknya, Mickelson sudah pernah berhadapan dengan Borussia Monchengladbach yang diperkuat Diks.
Dalam pertemuan tersebut, Elversberg berhasil mengalahkan klub milik pemain Timnas Indonesia tersebut.
Pengalaman menghadapi Diks di level klub kini bisa menjadi modal tersendiri bagi Mickelson sebelum menghadapi Indonesia di final.
Sama-Sama Berstatus Bek
Di FIFA ASEAN Cup 2026, kontribusi kedua pemain memiliki situasi berbeda.
Diks menjadi salah satu pemain penting Indonesia dan dipercaya sebagai kapten. Sementara Mickelson telah tampil dalam tiga pertandingan bersama Thailand dan baru satu kali turun sebagai starter.
Momen starter Mickelson terjadi ketika Thailand menghadapi Vietnam. Dalam pertandingan tersebut, ia bermain penuh di posisi bek kiri.
Duel di SUGBK pun menjadi pertemuan menarik antara dua pemain dengan pengalaman Bundesliga.
Diks membawa pengalaman bersama Borussia Monchengladbach, sedangkan Mickelson datang dengan pengalaman membantu Elversberg promosi dari 2. Bundesliga.
Kini, pengalaman keduanya di Jerman akan diuji dalam atmosfer final ketika Indonesia dan Thailand berebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026. (*)
Editor : Abdul Rochim