RADAR PATI – Kesibukan sebagai pesepak bola profesional tidak membuat Marselino Ferdinan mengesampingkan pendidikan.
Di tengah perjalanan kariernya yang membawanya bermain di sejumlah klub Eropa hingga kembali ke Indonesia, Marselino tetap menjalani kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Marselino tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2023 Program Studi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa.
Baca Juga: Kisaran Gaji Marselino Ferdinan di Persija Jakarta
Selama berkarier di luar negeri, aktivitas perkuliahan Marselino dilakukan secara daring. Pihak kampus juga memberikan pendampingan agar kewajiban akademiknya tetap berjalan bersamaan dengan aktivitas sebagai pemain profesional.
Dekan FIKK Unesa Irmantara Subagio mengatakan komunikasi antara Marselino dengan pihak kampus tetap terjaga. Setiap kali berada di Surabaya, pemain Timnas Indonesia itu disebut menyempatkan diri datang ke kampus untuk berkoordinasi mengenai perkembangan studinya.
“Setiap kali Marselino sempat ke Surabaya atau pulang, ia selalu ke kampus dan berkoordinasi dengan kami, baik di fakultas maupun prodi, untuk mendampingi perkembangan mata kuliahnya,” kata Irmantara, Minggu (27/9).
Menurut Irmantara, hingga hampir memasuki lima semester, perjalanan akademik Marselino berjalan tanpa kendala berarti.
Komunikasi dengan dosen maupun program studi tetap dilakukan. Materi perkuliahan dan tugas juga diberikan menyesuaikan kondisi Marselino yang harus membagi waktu dengan karier sepak bola.
“Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada satu pun mata kuliah yang terhambat selama hampir lima semester ini,” ujarnya.
IPK Marselino Ferdinan 3,7
Tak hanya mampu mempertahankan status sebagai mahasiswa di tengah kesibukan bermain sepak bola, Marselino juga mencatatkan hasil akademik yang cukup baik.
Irmantara mengungkapkan, pemain kelahiran Surabaya tersebut saat ini memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,7.
“Nilai-nilainya tidak ada yang jelek. Alhamdulillah, komunikasi terjalin baik, para dosen sudah memberikan modul dan tugas, dan pada akhir semester semua nilainya lancar. IPK-nya 3,7,” ungkapnya.
Marselino mulai menempuh pendidikan di Unesa melalui jalur beasiswa prestasi atlet sejak Mei 2023.
Beasiswa tersebut diberikan hingga Marselino menyelesaikan pendidikan. Kampus juga menerapkan pola pembelajaran daring serta pendampingan khusus agar kegiatan akademik dapat disesuaikan dengan aktivitasnya sebagai pesepak bola profesional.
Pengalaman di Sepak Bola Bisa Jadi Tugas Akhir
Unesa bahkan telah menyiapkan skema agar pengalaman Marselino selama berkarier sebagai pemain sepak bola dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah.
Pengalaman bermain di level profesional, termasuk ketika berkarier di Eropa, diharapkan bisa menjadi bagian dari tugas akhir yang memiliki keterkaitan dengan bidang pendidikan kepelatihan olahraga.
“Kami berharap ia tidak sekadar menulis skripsi, tetapi pengalamannya merumput di dunia sepak bola dituangkan menjadi karya ilmiah yang diakui sebagai tugas akhir pengganti skripsi,” jelas Irmantara.
Dengan pola tersebut, Marselino ditargetkan dapat menyelesaikan pendidikan S1 pada semester ketujuh atau paling lambat semester kedelapan.
Setelah lulus S1, Unesa juga membuka peluang bagi Marselino untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
Marselino Kembali ke Indonesia
Dalam perjalanan kariernya, Marselino sebelumnya memperkuat Persebaya Surabaya sebelum mencoba peruntungan di Eropa.
Ia kemudian bergabung dengan KMSK Deinze di Belgia pada 2023–2024. Setelah itu, Marselino melanjutkan karier bersama Oxford United di Inggris pada 2024–2026 dan AS Trenčín di Slovakia dengan status pinjaman pada 2025–2026.
Kini Marselino kembali bermain di Indonesia setelah resmi bergabung dengan Persija Jakarta.
Meski belum sempat kembali ke kampus setelah bergabung dengan Persija, komunikasi dengan pihak Unesa masih berlangsung.
Irmantara menggambarkan Marselino sebagai mahasiswa yang komunikatif dan rendah hati. Ketika berada di lingkungan kampus, ia juga disebut tetap ramah kepada mahasiswa maupun sivitas akademika.
Pihak Unesa berharap Marselino dapat terus mengembangkan karier sepak bola sekaligus menyelesaikan pendidikan yang sedang ditempuhnya.
Dengan begitu, perjalanan Marselino tidak hanya tercatat melalui kiprahnya di lapangan hijau, tetapi juga melalui keberhasilannya menyelesaikan pendidikan tinggi. (*)
Editor : Abdul Rochim