Persiku Kudus Berdalih Tak Dapat Izin Keamanan

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 18:59 WIB
BELUM JELAS: Pemain Persiku berusaha melewati pemain Adhyaksa FC Bekasi. (ANNAM KUWOK UNTUK RADAR PATI)
BELUM JELAS: Pemain Persiku berusaha melewati pemain Adhyaksa FC Bekasi. (ANNAM KUWOK UNTUK RADAR PATI)

KUDUS – Pertandingan Persiku Kudus kontra PSIS Semarang yang sedianya berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (27/9) sore, batal digelar.

Pembatalan pertandingan terjadi karena surat izin atau rekomendasi keamanan dari Polres Bantul tidak diterbitkan.

Kondisi tersebut juga membuat izin penggunaan Stadion Sultan Agung sebagai venue pertandingan tidak dikeluarkan oleh Dispora Bantul.

Berdasarkan keterangan resmi Persiku Kudus melalui akun Instagram @persikukudusofficial, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Bantul.

Baca Juga: Kudus Siapkan 5 Pilot Project Wisata Ramah Muslim

Padahal, Persiku dan PSIS telah menyelesaikan persiapan pertandingan. Kedua tim juga telah mengikuti Match Coordination Meeting (MCM) dan Pre-Match Press Conference (PMPC) sesuai regulasi I League selaku operator kompetisi.

”Di sisi lain, Persiku Kudus dan PSIS Semarang telah melaksanakan seluruh persiapan dan prosedur matchday, termasuk Match Coordination Meeting (MCM) dan Pre-Match Press Conference (PMPC) sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh I League,” tulis akun resmi Persiku Kudus.

Manajer Persiku Kudus Miftah membenarkan batalnya pertandingan tersebut. Dia mengatakan, manajemen Persiku masih menunggu keputusan resmi I League mengenai kelanjutan laga.

”Jadi saya habis meeting darurat dengan PSIS dengan pemangku kebijakan semuanya untuk pertandingan saat ini memang belum bisa dilaksanakan. Kami tinggal menunggu keputusan nanti,” katanya.

Belum Ada Kepastian Jadwal Ulang

Miftah mengatakan, dalam pertemuan darurat tersebut belum ada keputusan mengenai kemungkinan pertandingan dijadwalkan ulang.

Menurutnya, seluruh pihak masih menunggu keputusan dari I League. Karena itu, manajemen Persiku belum dapat memastikan kapan pertandingan melawan PSIS akan kembali digelar.

”Kami tidak bisa berandai-andai (bagaimana kelanjutannya ke depan). Karena semua disampaikan benar-benar menunggu keputusan I League,” imbuhnya.

Dia menambahkan, persoalan keamanan merupakan kewenangan pihak berwenang di wilayah setempat sehingga berada di luar kendali Persiku maupun PSIS.

Secara kesiapan tim, Miftah menyebut kedua kesebelasan sebenarnya telah siap bertanding. Para pemain Persiku dan PSIS juga telah berada dalam kondisi siap untuk menjalani laga.

Namun, setelah pertandingan batal digelar, keputusan mengenai kelanjutan laga kini berada di tangan operator kompetisi.

Pembatalan tersebut juga mendapat beragam tanggapan dari netizen melalui media sosial.

Sejumlah komentar mempertanyakan pertandingan yang telah melalui tahapan MCM dan konferensi pers, tetapi akhirnya tidak dapat dilaksanakan. (gal/him)

 

Editor : Abdul Rochim
Persiku vs PSIS I League persiku kudus derbi jawa tengah psis semarang