RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pertandingan bersejarah bakal tersaji di San Marino Stadium, Serravalle, saat San Marino menjamu Finlandia pada laga pembuka Grup C1 UEFA Nations League 2026/2027, Sabtu (26/9/2026) pukul 23.00 WIB.
Laga ini menjadi penampilan perdana San Marino di League C usai mencatatkan sejarah promosi dari Grup D1 pada edisi sebelumnya.
Baca Juga: PREDIKSI Skor UEFA Nation League 2026: Republik Ceko vs Kroasia
Kendati berhasil naik kasta, tim asuhan Roberto Cevoli datang membawa modal kurang meyakinkan setelah melewati 15 pertandingan tanpa kemenangan sejak November 2024.
San Marino juga dihantui rekor buruk melawan Finlandia, di mana mereka selalu menelan kekalahan dalam empat pertemuan kompetitif terakhir.
Di sisi lain, Finlandia (The Eagle-Owls) berambisi menjadikan laga ini sebagai momentum bangkit usai terdegradasi dari League B.
Pelatih Jacob Friis mengusung target tinggi untuk menguasai puncak klasemen Grup C1 yang juga dihuni Albania dan Belarus.
"Tujuan kami adalah memenangkan grup ini dan berusaha memenangkan semua pertandingan. Namun, kami harus tetap rendah hati dan melakukan hal-hal dasar dengan baik," ujar gelandang Finlandia, Leo Walta.
Penyerang Finlandia, Joel Pohjanpalo, turut mengingatkan rekannya agar tak memandang sebelah mata tuan rumah. "San Marino bukan tim terkuat di atas kertas, tetapi pertemuan terakhir kami di sini sama sekali tidak mudah," tegas bomber Palermo tersebut.
Baca Juga: PREDIKSI Skor UEFA Nation League 2026: Bulgaria vs Luksemburg
Dalam laga nanti, San Marino diprediksi menerapkan skema 4-3-3 dengan menurunkan Edoardo Colombo di bawah mistar; dikawal kuartet Filippo Fabbri, Dante Rossi, Alessandro Tosi, dan Alberto Riccardi; lini tengah diisi Alessandro Golinucci, Marcello Mularoni, dan Matteo Valli Casadei; serta trio Samuele Zannoni, Samuel Pancotti, dan Nicolas Giacopetti di lini depan.
Sementara itu, Finlandia diperkirakan tampil menyerang lewat formasi 3-4-1-2 yang mengandalkan kiper veteran Lukas Hrádecký; lini belakang Juho Lähteenmäki, Ville Koski, dan Adam Ståhl; gelandang Onni Valakari, Kaan Kairinen, Leo Walta, dan Oliver Antman; Glen Kamara sebagai kreator serangan; serta duet Benjamin Källman dan Joel Pohjanpalo sebagai ujung tombak.
Mayoritas analisis menempatkan tim tamu sebagai favorit kuat berkat keunggulan kualitas skuad. Sports Mole memprediksi kemenangan telak Finlandia 3-0, sementara Football Whispers memproyeksikan skor lebih ketat 2-1 untuk kemenangan Finlandia.
Meskipun Forebet memberikan kejutan dengan memprediksi kemenangan tipis San Marino 1-0, konsensus prediksi mengarah pada keunggulan Finlandia dengan skor 2-0. (*)
Editor : Zakarias Fariury