RADARPATI.JAWAOS.COM - Menjelang penutupan bursa transfer Super League 2026/2027 pada 30 September mendatang, Persib Bandung terus dikaitkan dengan rumor perekrutan sejumlah pemain asing bereputasi internasional yang saat ini berstatus tanpa klub.
Baca Juga: Transfer Benzema ke Persib Bisa Jadi Rekor Termewah di Liga Indonesia
Tiga nama berkelas Eropa menjadi sorotan utama dalam spekulasi transfer Maung Bandung, yakni peraih Ballon d’Or 2022 Karim Benzema, mantan bek Manchester United Brandon Williams, serta penjaga gawang asal Portugal André Moreira.
Isu kedatangan Karim Benzema menguat usai sang penyerang mengakhiri kerja sama dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal, pada 31 Agustus 2026.
Rumor ini kian memanas dipicu kelakar Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitya Putra Herawan, saat menanggapi pertanyaan media mengenai perburuan pemain baru.
Meski manajemen telah mengklarifikasi bahwa pernyataan tersebut murni gurauan, profil eks bintang Real Madrid itu tetap menyedot perhatian besar para pendukung Persib, Bobotoh.
Di lini pertahanan, sosok Brandon Williams mencuat sebagai opsi untuk memperkuat posisi bek kiri. Pemain berusia 26 tahun alumnus akademi Manchester United tersebut berstatus bebas transfer setelah berpisah dengan Hull City pada Februari 2026.
Sementara di pos penjaga gawang, nama André Moreira dinilai sebagai kandidat potensial. Kiper berusia 30 tahun setinggi 1,95 meter ini berstatus tanpa klub usai mengakhiri kontraknya bersama klub Rumania, CFR Cluj, pada 23 Agustus 2026.
Namun, langkah Persib untuk mendatangkan legiun asing baru terbentur regulasi ketat kompetisi.
Super League 2026/2027 membatasi kuota pendaftaran pemain asing maksimal 11 orang per klub, dengan ketentuan 9 pemain masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) dan maksimal 7 pemain beraksi secara bersamaan di lapangan.
Baca Juga: Karim Benzema ke Persib Bukan Sekedar Rumor?
Sebelumnya, Persib tercatat mengontrak 12 pemain asing, yang menyebabkan satu nama harus berada di luar daftar registrasi resmi.
Dengan waktu yang kian terbatas, manajemen Pangeran Biru dituntut mempertimbangkan efisiensi finansial, batas kuota pendaftaran, serta kebutuhan taktis tim sebelum bursa transfer resmi ditutup. (*)