RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tim Nasional Indonesia dipastikan unggul secara signifikan dari sisi nilai pasar pemain atas Vietnam menjelang bentrokan sengit kedua tim di FIFA ASEAN Cup 2026.
Duel ini diprediksi menjadi salah satu laga paling panas dan paling dinanti, mengingat sejarah rivalitas tinggi serta gengsi persaingan kedua kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Baca Juga: John Herdman Tak Panggil 14 Pemain Timnas, Rizky Ridho Masuk Daftar Coret?
Berdasarkan data terbaru dari portal Transfermarkt, total nilai pasar Skuad Garuda melambung tinggi hingga menyentuh angka 9,43 juta euro atau setara dengan Rp195,58 miliar.
Angka tersebut berjarak cukup jauh di atas Vietnam yang mencatatkan akumulasi nilai pasar skuad sebesar 6,63 juta euro (sekitar Rp137,5 miliar).
Melonjaknya valuasi komersial Timnas Indonesia tidak lepas dari komposisi skuad yang diboyong untuk turnamen edisi kali ini. Indonesia diperkuat oleh 12 pemain naturalisasi, jumlah yang sangat kontras jika dibandingkan dengan Vietnam yang hanya menyertakan empat pemain naturalisasi ke dalam jajaran skuad utama mereka.
Di dalam jajaran pemain Indonesia, bek tangguh Justin Hubner tercatat sebagai penggawa dengan nilai pasar tertinggi di skuad FIFA ASEAN Cup 2026.
Meskipun berstatus sebagai pemain termahal, Hubner dikabarkan belum mencatatkan menit bermain lantaran belum bergabung secara penuh dengan tim.
Sementara itu, bek tengah Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengukuhkan dirinya sebagai pemain lokal dengan valuasi tertinggi yakni mencapai 650 ribu euro.
Baca Juga: 7 Pemain Langganan Timnas Indonesia yang Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Jay Idzes hingga Marselin
Catatan tersebut menempatkan Ridho di posisi ketiga daftar pemain termahal Indonesia, berada tepat di bawah Justin Hubner dan gelandang Thom Haye.
Adapun gelandang senior Marc Klok berada di posisi paling bawah dalam daftar 10 besar pemain termahal Indonesia dengan angka 375 ribu euro.
Di kubu lawan, status pemain termahal Vietnam dipegang oleh striker naturalisasi mereka, Rafaelson—atau yang kini memiliki nama lokal Nguyen Xuan Son—dengan nilai pasar mencapai 550 ribu euro.
Posisi kedua ditempati oleh kapten tim, Nguyen Quang Hai, yang memiliki harga pasar 400 ribu euro, diikuti gelandang Tien Anh Truong di jajaran bawah 10 besar dengan banderol 275 ribu euro.
Keunggulan angka di atas kertas ini diyakini akan menambah tensi pertandingan. Pertemuan antar-rival regional ini bakal menjadi ajang pembuktian krusial bagi Skuad Garuda untuk mengonversi dominasi nilai pasar tersebut menjadi kemenangan nyata di atas lapangan hijau. (*)
Editor : Zakarias Fariury