RADARPATI.JAWAPOS.COM - Manajemen Persib Bandung kembali menegaskan bantahan resminya terkait spekulasi kepindahan penyerang veteran asal Prancis, Karim Benzema.
Klub berjuluk Pangeran Biru memastikan rumor perekrutan eks bomber Real Madrid tersebut murni tidak berdasar.
Baca Juga: Benzema Resmi Ke Persib? Ini Nilai Transfernya
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitya Putra Herawan, mengklarifikasi bahwa pernyataannya mengenai peraih Ballon d'Or tersebut saat diwawancarai jurnalis murni sebatas kelakar.
Pihak manajemen menegaskan bahwa fokus utama Persib saat ini adalah mematangkan komposisi skuad yang ada untuk mengarungi persaingan di kompetisi domestik maupun internasional, alih-alih mendatangkan bintang kelas dunia.
Pengakhiran Kontrak di Al Hilal
Isu masa depan Karim Benzema menyeruak ke publik setelah raksasa Liga Arab Saudi, Al Hilal, menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal dengan pemain berusia 38 tahun tersebut:
Baca Juga: Makin Senter! Benzema Makin Dekat Ke Persib?
Durasi Singkat
Bergabung sejak Februari, Benzema hanya bertahan selama enam bulan di Al Hilal akibat posisinya tergeser oleh kedatangan penyerang Aston Villa, Ollie Watkins.
Performa Lapangan
Meski tergolong singkat, Benzema membukukan rekam jejak impresif lewat torehan 10 gol dan 5 assist dari 16 penampilan bersama Al Hilal.
Kompensasi Kontrak
Kendati sepakat berpisah sebelum durasi kontraknya berakhir pada pertengahan 2027, Benzema dilaporkan tetap menerima hak gaji penuh senilai 122,45 juta euro (sekitar Rp2,5 triliun).
Sinyal Kuat Pensiun dari Sepak Bola Profesional
Melalui akun media sosial pribadinya, Benzema mengonfirmasi akhir perjalanannya di Liga Arab Saudi seraya menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran manajemen, rekan setim, dan para pendukung Al Hilal.
Sejumlah media lokal Arab Saudi melaporkan bahwa perpisahan ini berpotensi menjadi penanda berakhirnya perjalanan karier profesional sang pemain.
Penyerang yang telah mengoleksi berbagai trofi bergengsi tingkat Eropa tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan secara serius opsi untuk gantung sepatu dari lapangan hijau. (*)
Editor : Zakarias Fariury