RADARPATI.JAWAPOS.COM - Persis Solo secara resmi mengumumkan mendaftarkan 32 pemain untuk mengarungi persaingan Pegadaian Championship dan League Cup musim 2026/2027.
Di bawah nahkoda pelatih kepala Ricky Nelson, Laskar Sambernyawa mengusung target utama untuk meraih tiket promosi kembali ke kasta tertinggi, BRI Super League.
Baca Juga: Daftar Lengkap 38 Pemain PSIS Semarang di Liga 2 2026/2027
Ricky Nelson menegaskan bahwa komposisi tim musim ini sengaja memadukan pemain berpengalaman dengan deretan talenta muda demi mengimbangi tingginya intensitas dan kebutuhan fisik di kompetisi kasta kedua.
Daftar Skuad Resmi Persis Solo 2026/2027
Laskar Sambernyawa mendaftarkan empat penjaga gawang serta kombinasi pemain senior dan pinjaman untuk mengisi seluruh kedalaman posisi:
Penjaga Gawang (4)
Teguh Amiruddin, Pualam Bahari, Rizky Maulana, Risnanda Rafa.
Lini Belakang (11)
Slavko Damjanovic, Kadek Raditya, Riswan Lauhin, Hasim Kipuw, Novan Sasongko, Andrean Rindorindo, Rafa Abdurahman, Oliver Leeming, Daffa Habibullah, Dodi Alexvan Djin, Eky Taufik.
Lini Tengah (7)
Rizky Nasution, Wbeymar Angulo, Samuel Balinsa, Asep Berlian, Alkelvin Bhaghi, Faizul Mukhlisin, Fandi Ahmad.
Sektor Penyerang & Sayap (10)
Saldi Amiruddin, Irsyad Maulana, Feby Eka, Yohanes Baghi, Terens Puhiri, Oktafianus Fernando, Theodore Leeming, Henry Doumbia, Andy Harjito, Ahmad Mujadid.
Dinamika Perekrutan dan Evaluasi Skuad
Proses finalisasi skuad diwarnai kejutan teknis menjelang pendaftaran resmi. Gelandang asal Kolombia, Wbeymar Angulo, berhasil diamankan pada detik-detik terakhir pengumuman.
Sebaliknya, tujuh nama yang sempat masuk radar dan terdaftar di laman resmi operator kompetisi batal diperpanjang atau didaftarkan, yakni Saddam Gaffar, Luthfi Kamal, Badrian Ilham, Mario Londok, Yulfikar Mansur, Juan Mera, dan Faza Al Firdaus.
Di sisi lain, Persis melakukan pembersihan besar-besaran dengan melepas total 33 pilar lama dan jajaran staf kepelatihan musim sebelumnya—termasuk pelatih Milomir Seslija serta deretan pemain inti seperti M. Riyandi, Sutanto Tan, Febri Hariyadi, hingga Sho Yamamoto.
Langkah rombak total ini menjadi pijakan awal Laskar Sambernyawa dalam membangun fondasi skuad anyar yang lebih kompetitif. (*)
Editor : Zakarias Fariury