Resmi! Serie A Jadi Liga Paling Mematikan di Eropa

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:24 WIB
Momen selebrasi gol Anastasios Douvikas dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia Napoli vs Como di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 30 Agustus 2026.
Momen selebrasi gol Anastasios Douvikas dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia Napoli vs Como di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 30 Agustus 2026.

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Sepak bola Italia mulai mengikis stigma lama sebagai kompetisi yang pragmatis dan membosankan lewat terobosan taktik serta kepemimpinan laga.

Sebuah rekor bersejarah tercipta pada pembuka musim 2026/2027: tidak ada satu pun hasil imbang tanpa gol (0-0) dalam empat pekan pertama—atau setara 40 pertandingan—baik di ajang Serie A maupun Serie B.

Baca Juga: Nilai Transfer Benzema Ke Persib Bandung

Capaian ini menjadi gambaran konkret dari evaluasi kolektif selama jeda musim panas. Otoritas kompetisi secara aktif mendorong skema permainan yang lebih menyerang untuk meningkatkan nilai hiburan, sekaligus mengimbangi intensitas tinggi kompetisi antarklub Eropa.

Fleksibilitas Kepemimpinan Wasit Jadi Kunci

Meroketnya agresivitas tim-tim Liga Italia tidak lepas dari perubahan filosofi kepemimpinan wasit di lapangan. Para pengadil kini diinstruksikan untuk membiarkan alur pertandingan mengalir lebih dinamis (let the play flow).

Minimalisasi Jeda: Wasit secara signifikan mengurangi tiupan peluit untuk kontak fisik ringan serta menekan jumlah kartu.

Efisiensi Teknologi: Dalam 31 laga awal Serie A musim ini, tidak ada satu pun hukuman penalti yang dijatuhkan maupun instruksi tinjauan langsung ke layar monitor (VAR On-Field Review).

Baca Juga: Tambah Amunisi! Persib Datangkan Benzema?

Produktivitas Gol Melampaui Premier League dan LaLiga

Perubahan pendekatan ini berdampak langsung pada produktivitas tim. Sebanyak 121 gol tercipta dalam 40 pertandingan awal Serie A musim ini, dengan rata-rata mencapai 3,025 gol per laga. Bahkan pada pekan (giornata) keempat saja, total 39 gol lahir dari 10 pertandingan.

Sejumlah laga menegangkan diwarnai aksi saling balas gol, seperti kemenangan Sassuolo 3-2 atas Juventus serta duel sengit Inter Milan yang menaklukkan Udinese 5-3. Dari 40 laga yang bergulir, hanya enam pertandingan yang berakhir imbang, menegaskan dorongan kuat tiap tim untuk mengamankan poin penuh.

Statistik ini menempatkan Serie A di atas liga top Eropa lainnya dalam hal efektivitas penyerangan. Di saat kasta tertinggi Italia bersih dari skor kacamata, Premier League Inggris justru mencatatkan empat hasil imbang 0-0 pada empat pekan awal, diikuti LaLiga Spanyol yang membukukan tiga laga tanpa gol pada periode yang sama. (*)

Editor : Zakarias Fariury
klasemen serie a pertandingan serie a liga eropa serie a jadwal serie A