JAKARTA, RADARPATI.JAWAPOS.COM – FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan besar bagi Timnas Indonesia untuk mencatat prestasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap status tuan rumah bisa dimanfaatkan Skuad Garuda untuk memburu trofi pada edisi perdana turnamen tersebut.
Indonesia dipercaya FIFA menggelar pertandingan Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.
Sementara itu, Hong Kong menjadi tuan rumah pertandingan Divisi 2. Turnamen dijadwalkan berlangsung mulai 24 September hingga 3 Oktober 2026.
Erick menyebut kepercayaan FIFA kepada Indonesia merupakan sebuah kehormatan.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia, Efeknya Tak Cuma untuk Timnas
Karena itu, ia meminta seluruh elemen sepak bola nasional ikut mengambil bagian dalam menyukseskan penyelenggaraan sekaligus memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia.
“Tentu ini kehormatan buat kita semua. Saya mengharapkan seluruh stakeholder sepak bola bisa bersatu mendukung FIFA ASEAN Cup,” ujar Erick saat menghadiri Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta, Jumat (11/9).
Menurut Erick, ajang tersebut tidak boleh sekadar dimanfaatkan sebagai turnamen internasional biasa.
Ia ingin momentum bermain di hadapan publik sendiri menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk mengejar pencapaian maksimal.
Erick yang juga menjabat Ketua Umum PSSI tersebut mengajak suporter memberikan dukungan penuh kepada Garuda.
Ia juga meminta pelatih dan pemain tampil dengan kemampuan terbaik demi mewujudkan target juara.
“Para suporter yang selalu dukung tim nasional, mari kita bersatu untuk sekali lagi kita beri dukungan yang terbaik buat tim nasional,” katanya.
Ia menambahkan, kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Erick berharap Timnas Indonesia mampu mengakhiri turnamen sebagai kampiun.
“Saya juga berharap tim nasional, baik pelatih, pemain, memberikan yang terbaik, karena ini kesempatan besar kita untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup,” lanjutnya.
FIFA Dukung Pengembangan Sepak Bola Indonesia
Selain berbicara mengenai turnamen, Erick juga menyampaikan apresiasi atas dukungan FIFA terhadap sepak bola Indonesia.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga menyentuh pembangunan ekosistem sepak bola dalam jangka panjang.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah pembangunan fasilitas pusat pelatihan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola usia muda Indonesia.
Erick berharap dukungan FIFA dapat terus memperkuat fondasi sepak bola nasional sehingga Indonesia tidak hanya mampu bersaing dalam sebuah turnamen, tetapi juga memiliki sistem pembinaan pemain yang berkelanjutan.
“Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FIFA, yang selalu percaya pada Indonesia,” ucap Erick.
Indonesia Satu Grup dengan India
Pada fase grup FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia berada di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Grup B diisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Sebagai tuan rumah, Indonesia menyiapkan dua stadion untuk pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Dengan status sebagai tuan rumah sekaligus target tinggi dari PSSI, kiprah Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 bakal menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan pecinta sepak bola nasional.(*)