RADARPATI.JAWAPOS.COM - Debut sejarah Como 1907 di pentas Liga Champions Eropa (UCL) musim 2026/2027 dibuka dengan catatan spektakuler.
Berstatus tim debutan, skuad berjuluk I Lariani mencukur wakil Bundesliga, RB Leipzig, dengan skor telak 4-1 pada matchday pertama di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga: AS Roma Bakal Juara Serie A 2026/2027, Ini Alasannya
Hasil manis ini melanjutkan tren kejutan Como setelah musim lalu berhasil mengamankan peringkat empat Serie A 2025/2026 dan menyingkirkan dua raksasa Italia, AC Milan serta Juventus, ke ajang Europa League.
Transformasi Era Djarum Group dan Cesc Fabregas
Kebangkitan Como dari keterpurukan Serie D pada 2017 hingga menjadi kuda hitam Eropa berakar dari akuisisi Sent Entertainment Ltd. (Djarum Group milik keluarga Hartono) pada April 2019.
Di bawah nahkoda pelatih muda Cesc Fabregas, Como menyajikan permainan agresif yang mendobrak pakem bertahan tradisional Italia.
Dukungan finansial manajemen di bawah kepemimpinan Mirwan Suwarso berjalan seimbang dengan pergerakan cerdik di bursa transfer:
Injeksi Bakat Muda dan Pengalaman: Penggabungan nama-nama potensial seperti Nico Paz, Martin Baturina, Assane Diao, dan Lucas Da Cunha dengan deretan pemain berpengalaman seperti Robert Sánchez, Trevoh Chalobah, Moise Kean, Yan Couto, hingga Samuele Ricci.
Baca Juga: Pelatih AC Milan Ruben Amorim Sebut Luka Modric Tak Memiliki Kelebihan
Pendekatan Budaya Klub: Manajemen membangun hubungan erat dengan suporter lokal, salah satunya memberikan fasilitas VIP untuk fans lansia pada laga perdana UCL melawan Leipzig.
Ujian Konsistensi dan Jadwal Fase Liga UCL
Meski sukses mendulang tiga poin perdana, tantangan berat telah menanti armada Cesc Fabregas dalam format League Phase UCL 2026/2027:
-
Lawan Berat Berpengalaman: Como dijadwalkan meladeni raksasa Eropa seperti Paris Saint-Germain, Barcelona, dan Manchester United.
-
Pesaing Kuda Hitam: Tantangan taktis dari tim berpengalaman kompetisi Eropa seperti Feyenoord Rotterdam dan Real Betis.
-
Peluang Poin Utama: Pertemuan kontra Lens dan AEK Athens dari Pot 4 menjadi target realistis untuk terus mengamankan poin.
Fabregas menegaskan bahwa skuadnya masih berada dalam proses perkembangan dan menuntut adaptasi cepat demi menjaga konsistensi di kompetisi domestik maupun Eropa sepanjang musim 2026/2027. (*)
Editor : Zakarias Fariury