RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pelatih AC Milan, Rúben Amorim, memberikan pandangan taktis dan kondisi terkini skuadnya menjelang laga sengit Serie A Italia kontra Lazio yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) di Stadion Olimpico.
Dalam konferensi pers resmi jelang laga, Amorim menegaskan kesiapan skuad Rossoneri sekaligus mengonfirmasi kembalinya bintang Timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic, ke dalam rotasi tim.
Baca Juga: AS Roma Bisa Jadi Juara Liga Italia 2026/2027. Ini Alasannya
Sinyal Kembalinya Christian Pulisic
Menjawab spekulasi publik terkait minimnya menit bermain Christian Pulisic yang belum merumput di laga resmi musim ini, Amorim mengonfirmasi bahwa penyerang sayap tersebut berpeluang besar tampil menghadapi Lazio.
Faktor Kebugaran: Amorim menjelaskan Pulisic sempat terhambat cedera dan memar pada sesi latihan awal musim.
Respon Emosional Atlet: "Pulisic marah saat ini karena memiliki nol menit bermain, dan saya menyukai sikap itu pada pemain saya. Namun ia siap bermain," ujar Amorim.
Rotasi Skuad: Amorim menegaskan pentingnya Pulisic menghadapi padatnya kalender kompetisi pasca-jeda internasional, di mana Milan akan melakoni delapan pekan berturut-turut dengan jadwal tiga laga sepekan.
Evaluasi Kekuatan Lazio dan Warisan Nilai Gennaro Gattuso
Mengulas calon lawannya, Amorim memberikan apresiasi atas start impresif Lazio yang menyapu bersih tiga laga awal Serie A dengan kemenangan:
Baca Juga: Faktor Utama AS Roma Bakal Juarai Liga Serie A 2026/2027
"Lazio adalah tim dengan kecepatan tinggi dan sangat agresif. Perekrutan Frattesi memberi mereka progresi luar biasa di sepertiga akhir lapangan," tutur pelatih asal Portugal tersebut.
Amorim turut menyinggung pentingnya menyerap gairah dan karakter pantang menyerah dari legenda Milan, Gennaro Gattuso. Menurutnya, ketangguhan mental dan gairah bertanding menjadi elemen vital yang harus direplikasi oleh skuad Milan saat ini melebihi sekadar bakat individu.
Fleksibilitas Taktis Formasi 3-4-2-1 dan Peran Modrić
Melanjutkan skema andalan 3-4-2-1, Amorim menyoroti kedalaman opsi di posisi gelandang serang serta peran krusial veteran Luka Modrić dalam menjaga kestabilan tim:
Variasi Lini Depan: Kehadiran Adrien Rabiot, Ruben Loftus-Cheek, Alexis Saelemaekers, hingga Pulisic memberikan fleksibilitas taktis di antara lini penyerangan.
Keseimbangan Luka Modrić: Menanggapi dinamika pressing tim, Amorim mengakui keunggulan Modrić dalam mengendalikan tempo permainan. "Jika ada yang dibutuhkan tim ini, itu adalah pemahaman cara bermain dengan bola. Saat ini Modrić memahami hal itu lebih baik dari siapa pun," pungkasnya. (*)
Editor : Zakarias Fariury