Pemain Persijap Jepara Bertekad Bangkit Lawan Borneo FC di Gelora Bumi Kartini

Achmad Ulil Albab • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 21:23 WIB
Skuad Persijap Jepara saat takluk 2 - 0 atas tuan rumah Madura United di laga pekan pertama BRI Super League 2026/2027.
Skuad Persijap Jepara saat takluk 2 - 0 atas tuan rumah Madura United di laga pekan pertama BRI Super League 2026/2027.

 

JEPARA – Persijap Jepara dituntut segera bangkit setelah mengawali kompetisi Super League 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan.

Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dengan skor 2-0 pada laga pekan pertama.

Selain gagal membawa pulang poin, penampilan Persijap dalam pertandingan tersebut dinilai belum sesuai harapan.

Baca Juga: Persijap Jepara Kalah 2 – 0 dari Madura United, Dua Kesalahan Berbuah Dua Gol 

Kondisi itu membuat laga pekan kedua menjadi momentum penting bagi tim besutan Laskar Kalinyamat untuk memperbaiki performa.

Persijap akan kembali tampil pada Sabtu (12/9/2026) dengan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persijap diharapkan mampu mengamankan poin penuh.

Setidaknya, Laskar Kalinyamat tidak boleh kembali kehilangan poin di kandang setelah hasil negatif pada laga pembuka.

Bek tengah Persijap, Samuel Ofori, mengakui kekalahan pada laga perdana menjadi awal perjalanan yang tidak mudah.

Namun, pemain asal Ghana tersebut menegaskan tim tidak ingin larut dalam hasil tersebut.

"Langkah perdana saya di Indonesia Super League harus diawali dengan hasil yang berat, namun setiap perjalanan pasti memiliki babak pertamanya," kata Samuel.

Menurutnya, dukungan suporter menjadi motivasi bagi pemain untuk segera bangkit.

Baca Juga: Madura United vs Persijap Jepara: Laga Perdana Jadi Ujian Racikan Juan Cortes

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Persijap yang rela melakukan perjalanan jauh ke Madura untuk memberikan dukungan langsung.

"Meski hari ini kami menelan kekalahan, cinta dan dukungan kalian mengingatkan kami mengapa kami harus terus berjuang," ujarnya.

Samuel menegaskan hasil pertandingan melawan Madura United harus menjadi bahan evaluasi bagi tim.

Ia pun berjanji Persijap akan berusaha tampil lebih kuat pada pertandingan berikutnya.

"Ini hanyalah permulaan. Kami akan bangkit lebih kuat, bersama-sama," tegasnya.

Sementara itu, kapten Persijap Jepara Tiri juga meminta rekan-rekannya segera melakukan pembenahan.

Bek tengah tersebut menilai perjuangan tim hingga pertandingan berakhir harus menjadi modal untuk menghadapi laga berikutnya.

"Hasilnya memang bukan yang kami harapkan, tetapi kami telah berjuang hingga akhir. Kami akan terus bekerja keras, belajar, dan berbenah setiap harinya," kata Tiri.

Tiri juga mengapresiasi dukungan suporter Persijap yang hadir langsung di Madura.

Menurutnya, kehadiran pendukung memberikan arti penting bagi perjuangan tim, terutama saat menghadapi laga tandang.

"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah datang jauh-jauh ke Madura untuk mendukung kami. Dukungan kalian sangat berarti bagi kami," ujarnya.

Menghadapi Borneo FC, Persijap memiliki kesempatan untuk menunjukkan respons atas hasil buruk di laga pembuka.

Dukungan publik Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

"Hari Sabtu nanti, kami akan kembali bermain di kandang sendiri, di hadapan pendukung kami, serta kembali memiliki kesempatan untuk menunjukkan hasil kerja keras kami," kata Tiri.

Ia menegaskan Persijap tidak ingin berhenti hanya karena hasil buruk pada laga perdana.

"Kami terus melangkah. Bersama-sama," pungkasnya. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
tekad bangkit persijap jepara borneo fc