RADARPATI.JAWAPOS.COM - Dinamika bursa transfer musim panas Serie A sempat diwarnai oleh skenario besar yang melibatkan dua raksasa Liga Italia, AS Roma dan Juventus.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, kedua klub sempat mengupayakan skema pertukaran pemain berskala besar hingga hari terakhir bursa transfer, sebelum akhirnya negosiasi tersebut resmi kandas.
Dalam skenario yang dirancang, Juventus berencana memboyong kembali penyerang sayap asal Argentina, Matias Soule. Sebagai kompensasinya, kubu Bianconeri bersedia melepas gelandang serbaguna asal Belanda, Teun Koopmeiners, menuju kubu Giallorossi.
Baca Juga: Persiapan Como di Laga Percada Liga Champion, Diprediksi Lolos Fase Grup
Faktor Pengganjal Kesepakatan dan Sikap Matias Soule
Meskipun jajaran manajemen Roma dan Juventus terus berupaya merampungkan kesepakatan hingga penutupan jendela transfer, negosiasi menemui jalan buntu akibat ketidaksesuaian formula kepindahan serta estimasi nilai transfer kedua pemain.
Banderol dan Nilai Transfer: AS Roma mematok harga jual Soule tidak pernah turun di bawah €35 juta demi mengincar keuntungan finansial maksimal. Banderol tinggi ini menyulitkan negosiasi dengan klub-klub Serie A seperti Fiorentina dan Milan yang juga sempat mengajukan pendekatan.
Sikap Sang Pemain: Berdasarkan laporan Corriere dello Sport, Matias Soule sendiri tidak pernah mengajukan permintaan untuk meninggalkan Roma secara personal.
Kontribusi Lapangan: Soule tetap membuktikan profesionalismenya dengan menjadi penentu kemenangan Roma saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Atalanta, di mana ia bertukar posisi dengan Rodrigo Mora.
Baca Juga: Catat Sejarah, Bos Como Berikan Jatah Tiket Liga Champions ke Suporter Lansia
Analisis Skuad dan Langkah Alternatif Kedua Klub
Batalnya pertukaran ini dinilai cukup logis bagi dinamika taktikal kedua tim. Langkah barter baru dianggap ideal bagi Roma jika mereka berhasil mendapatkan penyerang sayap cepat berkaki kanan untuk dipasangkan bersama Paulo Dybala.
Sementara bagi Juventus, merekrut Soule baru terasa tepat apabila mereka terlebih dahulu melepas Nicolas Gonzalez yang memiliki profil permainan serupa.
Pergerakan Juventus: Usai kegagalan barter tersebut, Juventus mengalihkan fokus di tenggat bursa transfer dengan mengamankan tipe penyerang berbeda, yakni Nick Woltemade.
Situasi Lini Tengah Roma: Batalnya kedatangan Koopmeiners tidak menjadi persoalan krusial di lini tengah Roma, mengingat Manu Kone dipastikan batal hengkang. Selain itu, mendatangkan kembali Koopmeiners dinilai sebagai proyek yang sangat mahal meski sang pemain berpotensi memberi dampak positif lewat fleksibilitas taktiknya. (*)
Editor : Zakarias Fariury