RADARPATI.JAWAPOS.COM - Klub legendaris Italia, Como 1907, bersiap mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan sejarah sepak bolanya.
Setelah tujuh tahun lalu berjuang di kasta keempat Liga Italia (Serie D), klub berjuluk I Lariani ini bakal melakoni laga debut di ajang UEFA Champions League dengan menjamu klub asal Jerman, RB Leipzig, pada Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB.
Baca Juga: Alasan Utama AS Roma Gacor di Serie A
Renovasi Kilat Stadion Giuseppe Sinigaglia Berstandar UEFA
Laga bersejarah ini dipastikan digelar di markas kebanggaan Como, Stadion Giuseppe Sinigaglia, setelah venue tersebut secara resmi dinyatakan memenuhi standar Kategori 4 UEFA. Kepastian ini diraih usai proyek renovasi besar-besaran diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari 90 hari.
Perubahan Konstruksi Bodi Stadion: Pembongkaran total Tribune Barat yang kini digantikan dengan struktur beton bertulang baru.
Penyegaran Lapangan: Pemasangan rumput tipe hibrida (hybrid turf) serta pelebaran area lapangan sekitar 2,5 meter.
Fasilitas Pendukung: Peningkatan intensitas pencahayaan stadion (lighting system), pembaruan ruang media, serta pengetatan sistem keamanan terpadu.
Kapasitas Penonton: Khusus laga Liga Champions, kapasitas tribun dibatasi maksimal 11.000 penonton guna menjaga kelayakan dan faktor keamanan sektor bangunan lama.
Peran Pemilik Indonesia dan Aksi Simpatik Manajemen
Keberhasilan Como 1907 bertransformasi hingga level tertinggi sepak bola Eropa tidak lepas dari visi serta kucuran investasi pemilik klub asal Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono (Djarum Group), bersama Presiden Klub Mirwan Suwarso.
Media olahraga ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, bahkan menyebut kelayakan stadion ini sebagai "keajaiban konstruksi" yang dikoordinasikan penuh oleh pemilik asal Indonesia sejak akuisisi pada 2019.
Antusiasme menyambut laga perdana ini terlihat dari penjualan tiket pertandingan melawan RB Leipzig yang ludes terjual hanya dalam hitungan menit. Guna mengapresiasi loyalitas suporter veteran, Mirwan Suwarso bersama jajaran pimpinan klub bahkan merelakan jatah kursi VIP mereka untuk diberikan kepada pendukung senior.
Pihak manajemen memprioritaskan alokasi kursi tribun VIP tersebut khusus bagi para suporter setia kelahiran tahun 1950 atau lebih awal, yang telah mengawal perjalanan Como 1907 melintasi berbagai dinamika kasta kompetisi Liga Italia dari masa ke masa. (*)
Editor : Zakarias Fariury