JAKARTA, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Harapan besar mengiringi langkah Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen ini menjadi peluang bagi skuad Garuda untuk bangkit sekaligus mengejar prestasi setelah hasil kurang memuaskan di ASEAN Championship 2026.
Berbeda dengan ASEAN Championship, FIFA ASEAN Cup 2026 disebut masuk kalender resmi FIFA.
Baca Juga: Daftar Pemain Asing Berlabel Timnas Milik Persijap Jepara di Liga Super 2026/2027
Kondisi tersebut membuka peluang Indonesia menurunkan pemain-pemain terbaik, termasuk para diaspora yang kini berkarier di kompetisi elite Eropa.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpeluang memanggil sejumlah pemain diaspora untuk memperkuat skuad Garuda.
Setidaknya delapan nama menjadi sorotan. Mereka adalah Emil Audero yang memperkuat Rayo Vallecano di La Liga, Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie, Jay Idzes di Sassuolo, Kevin Diks di Borussia Mönchengladbach, serta Calvin Verdonk yang bermain untuk Lille.
Selain itu, terdapat Ole Romeny, Justin Hubner, dan Miliano Jonathans yang berkarier di kompetisi Belanda bersama Fortuna Sittard dan Excelsior Rotterdam.
Kehadiran para pemain tersebut menunjukkan semakin luasnya sebaran pemain Indonesia di kompetisi Eropa. Bahkan, Garuda kini memiliki pemain yang berkiprah di lima liga top Eropa.
Emil Audero Jadi Sorotan
Salah satu nama yang paling menarik perhatian adalah Emil Audero.
Kiper berusia 29 tahun tersebut bergabung dengan Rayo Vallecano pada 1 September 2026. Namanya kemudian tercatat dalam daftar pemain La Liga.
Jika konsisten tampil di kompetisi kasta tertinggi Spanyol, pengalaman Audero dapat menjadi tambahan berharga bagi Indonesia, khususnya di posisi penjaga gawang.
Persaingan di bawah mistar pun semakin menarik karena Indonesia juga memiliki Maarten Paes yang kini memperkuat Ajax Amsterdam.
Target Juara
PSSI tidak ingin FIFA ASEAN Cup 2026 hanya menjadi ajang partisipasi. Target tinggi mulai dicanangkan untuk skuad Garuda.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menegaskan peluang menurunkan para pemain terbaik menjadi modal penting untuk mengejar prestasi.
“Kapan kita melihat bahwa hampir semua pemain-pemain ini bisa ikut, tentu kita berharap anak-anak ini dapat berprestasi,” ujarnya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga disebut telah berkomunikasi langsung dengan John Herdman untuk memastikan persiapan tim berjalan secara maksimal.
Selain komposisi pemain, status Indonesia sebagai tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri.
Dua stadion disiapkan untuk menggelar pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Dengan dukungan pemain diaspora yang berkarier di Eropa serta keuntungan tampil di hadapan publik sendiri, Indonesia memiliki peluang untuk membangun kembali kepercayaan diri.
FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan bagi Garuda untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di level Asia Tenggara dengan kekuatan yang lebih lengkap.
Target akhirnya tentu bukan sekadar lolos dari fase grup. Publik berharap Timnas Indonesia mampu melangkah jauh dan mengakhiri perjalanan dengan mengangkat trofi. (*/him)
Editor : Abdul Rochim