RADARPATI.JAWAPOS.COM – Federasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta aparat kepolisian menyelidiki dugaan penyuapan, pengaturan pertandingan atau match fixing, hingga perjudian ilegal yang diduga berkaitan dengan Timnas Laos di Piala AFF 2026.
Informasi tersebut dikutip dari media Vietnam, SOHA. LFF disebut telah mengirimkan laporan kepada pimpinan lembaga kepolisian di bawah Kementerian Keamanan Publik dan Penegakan Hukum Laos.
Dalam laporan tersebut, LFF tidak mencantumkan nama pemain yang diduga terlibat. Federasi juga belum menunjuk pertandingan tertentu yang dianggap mencurigakan.
Baca Juga: Mencuat Dugaan Match Fixing, Atlet Indonesia Tetap Fokus Jelang Kejuaraan Dunia BWF 2026
LFF hanya meminta pihak berwenang melakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran selama perjalanan Timnas Laos di Piala AFF 2026.
Permintaan tersebut muncul setelah performa Laos di fase grup menjadi sorotan. Mereka menelan kekalahan dalam empat pertandingan yang dimainkan.
Catatan pertahanan Laos juga terbilang buruk. Tim berjuluk Thimsad tersebut kebobolan 20 gol dari empat pertandingan. Dua gol di antaranya bahkan berasal dari gol bunuh diri.
Laos juga menghadapi persoalan disiplin setelah dua pemain mereka menerima kartu merah sepanjang fase grup. Di sisi lain, mereka hanya mampu mencetak tiga gol.
Performa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan terkait kiprah Laos di turnamen.
Namun, hingga kini belum ada kesimpulan maupun bukti yang menyatakan bahwa pemain atau pihak tertentu benar-benar terlibat dalam praktik pengaturan pertandingan.
Laporan LFF kepada kepolisian menjadi langkah awal untuk memastikan apakah terdapat indikasi pelanggaran hukum maupun persoalan integritas pertandingan.
Pihak kepolisian nantinya diharapkan dapat mengungkap fakta di balik dugaan tersebut.
Jika ditemukan bukti yang cukup, kasus dapat berlanjut ke proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku di Laos.
Sebaliknya, apabila tidak ditemukan bukti pelanggaran, hasil penyelidikan dapat membantu meluruskan dugaan yang muncul selama Piala AFF 2026.
Untuk saat ini, LFF belum mengungkap nama pemain maupun pertandingan yang diduga bermasalah.
Federasi menyerahkan proses pemeriksaan kepada aparat berwenang untuk mengusut laporan tersebut lebih lanjut. (*/him)