Sambut Srikandi Merdeka Cup, Pusat Kota Kudus Dipercantik dengan Mural

Galih Erlambang Wiradinata • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:51 WIB


DIPERCANTIK: Mural dukungan untuk Timnas Putri yang akan berlaga di Caffino Srikandi Merdeka Cup. (GALIH ERLAMBAMG W/RADAR PATI)

DIPERCANTIK: Mural dukungan untuk Timnas Putri yang akan berlaga di Caffino Srikandi Merdeka Cup. (GALIH ERLAMBAMG W/RADAR PATI)

KUDUS – Wajah pusat Kota Kudus mulai dipercantik menjelang penyelenggaraan Caffino Srikandi Merdeka Cup yang akan digelar pada Agustus mendatang.

Sejumlah mural dan instalasi seni mulai menghiasi beberapa titik strategis sebagai bentuk penyambutan turnamen sepak bola putri bertaraf internasional tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu mural berukuran besar tampak menghiasi dinding di kawasan selatan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Baca Juga: Mendikdasmen Mu'ti Kirim 5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu ke Seluruh Sekolah di Indonesia dari Kudus

Mural tersebut menampilkan tulisan Srikandi Merdeka Cup pada bagian atas, lengkap dengan ilustrasi pelatih dan sejumlah pemain Timnas Putri Indonesia yang tengah menerima arahan di bangku cadangan.

Ilustrasi tersebut menggambarkan semangat perjuangan dan kesiapan tim dalam menghadapi pertandingan. Hingga saat ini, proses pengerjaan mural masih berlangsung.

Terlihat perancah atau stager masih terpasang di lokasi sebagai penanda penyelesaian tahap akhir.

Selain mural, sejumlah instalasi seni juga mulai dipasang di sejumlah simpang jalan utama.

Di kawasan Simpang Proliman, misalnya, berdiri instalasi berbentuk kotak pos berwarna merah dengan ornamen bola di bagian atas.

Sementara di Simpang Pentol, dipasang instalasi bola yang dihiasi bendera negara-negara peserta turnamen.

Keberadaan dekorasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Salah seorang pengendara, Arifin, mengaku mural di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh menjadi media informasi yang menarik sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai pelaksanaan turnamen internasional di Kudus.

"Semoga bisa menyaksikan langsung di Supersoccer Arena karena ini menjadi momen bersejarah. Jarang ada ajang sepak bola putri internasional digelar di Kudus," ujarnya.

Hal senada disampaikan Hadi. Ia mengaku baru mengetahui adanya Caffino Srikandi Merdeka Cup setelah melihat mural yang terpampang di pusat kota.

"Bagus, jadi masyarakat tahu ada turnamen ini. Saya berencana mengajak keluarga untuk menonton langsung di Supersoccer Arena," katanya.

Sementara itu, penyelenggara dari Bakti Olahraga Djarum Foundation terus mematangkan berbagai persiapan menjelang bergulirnya turnamen.

Selain mempercantik kawasan kota, peningkatan infrastruktur pertandingan juga telah dilakukan.

Salah satu persiapan yang tengah dikebut ialah pemasangan lampu stadion di Supersoccer Arena (SSA).

Sebanyak empat tiang lampu dipasang di belakang gawang sisi timur dan barat untuk mendukung pelaksanaan pertandingan pada malam hari.

Turnamen Caffino Srikandi Merdeka Cup sendiri akan diikuti delapan tim.

Yakni dua tim dari Indonesia serta tim nasional putri Yordania, Thailand, Arab Saudi, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga mampu mengangkat citra Kudus sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola putri tingkat internasional. (gal/him)

 
Editor : Abdul Rochim
Timnas Putri Indonesia Caffino Srikandi Merdeka Cup mural Kudus turnamen sepak bola putri Supersoccer Arena Kudus