Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

NEGOSIASI ALOT, Sejumlah Pemain Persijap Jepara Minta Gaji Naik hingga Tiga Kali Lipat

Abdul Rochim • Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

STRENGTH: Pelatih Kepala Persijap Jepara Mario Lemos tengah mendampingi anak asuhnya dalam sesi latihan belum lama ini.
(MO PERSIJAP JEPARA UNTUK RADAR PATI)
STRENGTH: Pelatih Kepala Persijap Jepara Mario Lemos tengah mendampingi anak asuhnya dalam sesi latihan belum lama ini. (MO PERSIJAP JEPARA UNTUK RADAR PATI)

JEPARA — Persiapan skuad Persijap Jepara untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 masih diwarnai proses negosiasi yang cukup dinamis.

Hingga pertengahan Juni 2026, manajemen belum banyak mengumumkan pemain yang dipastikan bertahan maupun hengkang dari tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.

Sejauh ini, baru dua nama yang dipastikan tidak melanjutkan kerja sama dengan Persijap, yakni Carlos Franca dan Dicky Kurniawan.

Baca Juga: Persijap Jepara Dibayangi Kehilangan Pilar Asing

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pemain gagal mencapai kesepakatan dalam proses perpanjangan kontrak.

Penyebab utamanya adalah permintaan kenaikan gaji yang dinilai terlalu tinggi. 

Bahkan, beberapa pemain disebut meminta nilai kontrak baru mencapai dua hingga tiga kali lipat dibanding musim sebelumnya.

Situasi tersebut tidak hanya terjadi pada pemain lokal.

Beberapa pemain asing yang memperkuat Persijap musim lalu juga masih menjalani tahap negosiasi sehingga masa depan mereka bersama tim belum dapat dipastikan.

Meningkatnya persaingan antarklub menjelang bergulirnya kompetisi turut memengaruhi harga pasar pemain.

 Banyak klub mulai bergerak aktif memburu pemain berkualitas sehingga nilai kontrak pemain ikut mengalami kenaikan signifikan.

Meski demikian, manajemen Persijap memilih bersikap realistis.

Klub tidak ingin memaksakan diri mempertahankan pemain apabila nilai yang diminta dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan tim.

Di sisi lain, Persijap juga menerapkan strategi tertutup dalam perburuan pemain baru.

Manajemen belum ingin mengungkap nama-nama incaran karena khawatir memicu persaingan dari klub lain yang juga membutuhkan pemain berkualitas.

Meski begitu, beberapa pemain kunci masih diupayakan untuk bertahan, termasuk Alexis.

Hingga kini proses negosiasi dengan sejumlah pemain tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final.

Kepergian Franca juga dipastikan akan direspons dengan mendatangkan penyerang baru yang disebut memiliki kualitas di atas pemain asal Brasil tersebut.

Di tengah ketatnya persaingan bursa transfer, Persijap terus berupaya merampungkan komposisi skuad lebih awal agar tim memiliki waktu yang cukup untuk membangun chemistry serta melakukan adaptasi menjelang bergulirnya musim baru.(fik)

 
 
Editor : Abdul Rochim
#bursa transfer Persijap #Alexis Persijap #Liga Indonesia 2026/2027 #persijap jepara #carlos franca