KUDUS – Masa depan striker asing Persiku Kudus, Igor Costa, akhirnya terjawab.
Penyerang asal Brasil tersebut dipastikan tidak lagi memperkuat tim berjuluk Macan Muria pada musim depan.
Kepastian berakhirnya kerja sama antara Igor Costa dan Persiku disampaikan langsung melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (22/5/2026).
Baca Juga: KICK OFF Persib vs Persijap : Pingin Jadi Juara? Sib Harus Kalahkan Jap...
Dalam unggahan itu, Igor menyampaikan salam perpisahan sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh elemen tim dan suporter Persiku.
“Dengan air mata berlinang, saya menulis ini. Hari ini, saya mengakhiri hubungan saya dengan Persiku Kudus, klub yang saya cintai sejak awal,” tulis Igor dalam unggahannya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemain, staf pelatih, manajemen, presiden klub, hingga para suporter yang selalu memberikan dukungan selama dirinya membela Persiku.
Igor menegaskan tetap akan mendukung kesuksesan Persiku di masa mendatang.
Unggahan perpisahan tersebut mendapat respons besar dari publik.
Hingga kemarin, postingan itu telah memperoleh lebih dari seribu tanda suka dan ratusan komentar dari para pendukung Persiku.
Hengkangnya pemain bernomor punggung sembilan itu menandakan negosiasi antara manajemen Persiku dan Igor Costa tidak mencapai kesepakatan.
Sebelumnya, manajemen masih berupaya mempertahankan striker andalannya tersebut di tengah rumor kepindahannya ke luar negeri.
Kini, Igor santer dikabarkan akan bergabung dengan klub Liga 1 Irak, Duhok FC. Rumor tersebut semakin menguat setelah Igor diketahui mengikuti akun Instagram resmi Duhok Sport Club.
Kepergian Igor Costa menjadi kehilangan besar bagi Persiku Kudus.
Baca Juga: Teka-teki Homebase Persiku, Suporter Desak Tetap Bermarkas di Jateng
Selama tampil di Liga 2 musim lalu, striker berambut putih itu tampil tajam dengan koleksi 21 gol dari 23 pertandingan.
Catatan tersebut membuatnya finis di posisi ketiga daftar top skor Liga 2.
Ketua SMM Kudus, Krisna Andrian, menyebut keputusan hengkangnya Igor merupakan hak sang pemain. Menurutnya, faktor kontrak dan nilai kerja sama kemungkinan menjadi pertimbangan utama kepindahan tersebut.
“Itu hak pemain. Mungkin dia sudah sepakat dengan tim lain. Ini juga berkaitan dengan nilai kontrak,” ujarnya.
Krisna berharap manajemen Persiku segera bergerak cepat mencari pengganti sepadan untuk mengisi lini depan tim menghadapi kompetisi musim depan.
Dia juga berharap calon investor dapat memberikan dukungan finansial yang cukup demi memperkuat skuad Persiku. (gal)