KUDUS - Manajemen Persiku Kudus berencana melepas kepemilikan saham mayoritas menjelang kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Klub berjuluk Macan Muria itu akan ditawarkan kepada investor baru agar pengelolaan tim dapat berjalan lebih profesional.
Direktur Utama PT Resmi, Abdul Fuad Amirul Adha, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah rapat evaluasi pemegang saham terkait performa Persiku selama musim 2025/2026.
Baca Juga: Striker EPA Persiku Berpotensi Jadi Top Skor EPA Pegadaian Championship U-19
Dari hasil rapat, para pemilik saham sepakat melepas saham mayoritas kepada investor baru.
Meski demikian, manajemen lama tetap akan mempertahankan kepemilikan saham minoritas di bawah 30 persen.
Fuad menegaskan keberadaan saham minoritas itu menjadi bentuk tanggung jawab manajemen lama untuk tetap ikut mendukung perkembangan Persiku ke depan.
Menurutnya, penawaran saham mayoritas akan diarahkan kepada investor dari Jakarta.
Namun identitas calon investor masih dirahasiakan. Ia memastikan investor yang masuk nantinya memiliki komitmen profesional dalam pengelolaan sepak bola.
Keputusan melepas saham mayoritas disebut tidak lepas dari performa Persiku yang belum maksimal selama dua musim terakhir di Liga 2.
Pada musim pertama, Persiku sempat ditargetkan bersaing di papan atas klasemen.
Namun tim justru harus menjalani persaingan di zona play-off degradasi.
Situasi serupa kembali terjadi pada musim kedua.
Persiku sempat berada di papan bawah klasemen sebelum akhirnya berhasil bertahan di Liga 2 setelah melakukan perombakan tim secara cepat.
Selain performa tim, naik turunnya jumlah penonton juga menjadi pertimbangan manajemen.
Ketika jumlah suporter menurun, biaya operasional pertandingan harus ditanggung lebih besar oleh manajemen klub.
Fuad menambahkan beberapa pihak dalam manajemen juga ingin lebih fokus mengembangkan bisnis di sektor lain sehingga tidak bisa sepenuhnya mengelola Persiku.
Meski akan melepas saham mayoritas, para pemegang saham tetap berharap Persiku mampu bertahan di Liga 2 dan berpeluang promosi ke Liga 1 apabila mendapat hasil positif musim depan. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim