RADAR PATI - Semen Padang FC tengah menghadapi situasi sulit di penghujung BRI Super League 2025/2026.
Saat berjuang keluar dari zona degradasi, tim berjuluk Kabau Sirah justru belum bisa tampil dengan kekuatan penuh akibat badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci.
Manajemen klub mengonfirmasi beberapa pemain yang masih menjalani pemulihan, yakni Alhassan Wakaso, Irsyad Maulana, Samuel Christianson, dan Wahyu Agong.
Baca Juga: PERBURUAN JUARA MAKIN SENGIT: Borneo FC Tempel Ketat Persib Bandung, Hanya Jarak 2 Poin
Kondisi ini jelas menjadi pukulan bagi tim yang sedang membutuhkan poin demi poin untuk bertahan di kasta tertinggi.
Di tengah keterbatasan tersebut, Semen Padang harus menghadapi laga berat melawan Borneo FC Samarinda pada pekan ke-29, Sabtu (25/4/2026).
Tim medis klub terus memantau perkembangan para pemain.
Wakaso dan Irsyad dilaporkan mengalami knee bursitis, dengan estimasi pemulihan masing-masing empat hingga enam pekan dan dua hingga tiga pekan.
Sementara Samuel mengalami cedera otot dan Wahyu Agong mengalami cedera hamstring, dengan waktu pemulihan sekitar dua minggu.
Pelatih Imran Nahumarury tetap berupaya menjaga fokus tim di tengah situasi sulit. Namun, performa di lapangan belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Pada laga terakhir, Semen Padang kembali menelan kekalahan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim.
Mereka takluk 0-2, sekaligus menjadi kekalahan ketiga secara beruntun.
Hasil tersebut membuat Semen Padang semakin terbenam di papan bawah klasemen.
Hingga pekan ke-28, mereka masih tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin dari lima kemenangan, lima hasil imbang, dan 18 kekalahan.
Situasi ini membuat peluang bertahan di liga semakin menipis.
Dengan jadwal tersisa yang tidak mudah, Semen Padang dituntut segera bangkit jika tak ingin terdegradasi. (*/him)