RADAR PATI - Kegagalan Timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 kembali memicu sorotan tajam.
Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Gli Azzurri harus absen dari ajang sepak bola terbesar tersebut.
Hasil buruk ini dipastikan setelah Italia kalah dari Bosnia & Herzegovina pada laga final play-off akhir Maret lalu.
Legenda hidup Italia, Gianluigi Buffon, pun angkat bicara.
Ia mengungkap sejumlah faktor utama yang menurutnya menjadi penyebab kemunduran performa tim nasional.
Salah satu yang paling disorot adalah hilangnya sosok fantasista pemain kreatif yang mampu menciptakan momen penentu di lapangan.
“Dulu kami punya pemain luar biasa seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero, atau Francesco Totti yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” ujar Buffon.
Menurutnya, saat ini Italia memang masih memiliki pemain berkualitas, tetapi kekurangan talenta kreatif yang benar-benar istimewa.
Selain itu, Buffon juga menyoroti faktor globalisasi sepak bola yang membuat persaingan semakin ketat.
Negara-negara lain kini berkembang pesat sehingga tidak ada lagi lawan yang mudah dikalahkan.
Ia juga menilai keunggulan taktis Italia yang dulu menjadi kekuatan utama kini mulai terkikis.
“Dulu kami unggul secara taktik dibandingkan lawan. Sekarang perbedaannya tidak lagi signifikan,” tambahnya.
Kegagalan ini terasa semakin pahit karena format Piala Dunia 2026 telah diperluas menjadi 48 tim, yang seharusnya memberi peluang lebih besar bagi Italia untuk lolos.
Kini, publik menanti langkah pembenahan dari federasi sepak bola Italia agar kejayaan masa lalu bisa kembali terulang. (*/him)
Editor : Abdul Rochim