KUDUS – Stadion Wergu Wetan akan dirobohkan total dan dibangun ulang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan desain baru yang lebih modern.
Salah satu perubahan utama adalah konsep tribun yang dirancang melingkar penuh mengelilingi lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo menjelaskan, tribun penonton nantinya dibuat menyambung di empat sisi, yakni timur, barat, selatan, dan utara.
Meski demikian, pemerintah daerah diminta memberi jarak antara tribun dan lapangan dengan memundurkan sisi timur dan selatan.
“Untuk lahan masih aman, karena ditambah dari timur dan selatan. Itu tanah masih aset milik Pemkab Kudus,” ujarnya.
Pada desain baru, kursi tribun akan menggunakan sistem full single seat. Konsep ini berdampak pada penurunan kapasitas stadion dari sebelumnya sekitar 15 ribu penonton menjadi hanya sekitar 8 ribu penonton.
Meski tribun dibuat melingkar, atap stadion direncanakan hanya berada di sisi barat. Sementara tribun timur, selatan, dan utara tidak akan dilengkapi penutup.
“Anggarannya Rp 225 miliar. Itu disesuaikan kebutuhan. Jadi, yang ada atapnya di sisi barat saja,” tambahnya.
Perubahan signifikan lainnya adalah dihilangkannya lintasan atletik. Dengan konsep ini, jarak antara penonton dan lapangan menjadi lebih dekat, sehingga atmosfer pertandingan diharapkan lebih terasa.
Dari desain yang beredar, seluruh tribun akan didominasi warna biru sebagai identitas Persiku Kudus. Tulisan “Stadion Wergu Wetan” akan ditempatkan di pintu masuk tribun barat. Selain itu, lampu penerangan akan dipasang di empat sudut stadion.
Tak hanya tribun, pembenahan juga menyasar kualitas lapangan. Rumput stadion direncanakan menggunakan jenis Zoysia Matrella untuk meningkatkan standar permainan. (gal/him)