Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Paspoortgate Meluas, Pemain Indonesia di Belanda Tak Boleh Latihan Sementara

Abdul Rochim • Jumat, 3 April 2026 | 08:09 WIB
Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe A On
Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe A On

RADAR PATI - Isu kewarganegaraan yang dikenal dengan sebutan Paspoortgate semakin meluas di sepak bola Belanda dan berdampak pada sejumlah pemain Indonesia.

Laporan AD menyebut sekitar 25 pemain terdampak kasus yang bermula dari laporan klub NAC Breda tersebut.

Beberapa pemain Indonesia yang terkena dampak di antaranya Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, dan Justin Hubner.

Baca Juga: Usai Jadi Runner Up Final FIFA Series 2026, Ini Ranking Timnas Indonesia

Mereka untuk sementara tidak diperbolehkan berlatih maupun bermain bersama klub hingga persoalan administrasi kewarganegaraan dan izin kerja selesai.

Selain pemain Indonesia, sejumlah pemain asal Suriname dan Cape Verde juga mengalami situasi serupa.

Permasalahan berkaitan dengan status paspor dan kewarganegaraan yang belum sepenuhnya sesuai aturan membuat klub memilih mengambil langkah aman dengan memarkir pemainnya.

Kasus ini bermula ketika NAC Breda melaporkan Dean James yang bermain untuk Go Ahead Eagles.

Pemain berusia 25 tahun itu dianggap tidak memenuhi syarat administrasi karena telah berpindah kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia, sehingga memerlukan izin kerja baru sebagai pemain non-Uni Eropa.

NAC Breda yang kalah 0-6 dalam pertandingan tersebut kemudian mengajukan aduan ke KNVB dan meminta pertandingan diulang.

Meski laga tidak akan diulang, KNVB tetap menindaklanjuti laporan tersebut sehingga berdampak luas ke pemain lain dengan kasus serupa.

Klub-klub di Belanda pun mengambil langkah pencegahan. Fortuna Sittard, klub yang diperkuat Justin Hubner, memastikan keputusan memarkir pemain dilakukan untuk menghindari risiko pelanggaran aturan.

"Kami tidak mengambil risiko di sana," kata juru bicara klub.

"Kami melakukan hal yang sama seperti klub lain di Belanda. Jadi mereka tidak akan berpartisipasi dalam pelatihan dan kompetisi sampai ada kejelasan untuk saat ini," katanya.

Nathan Tjoe-A-On yang membela Willem II juga mengalami situasi serupa. Klub menyatakan masih ada proses hukum terkait izin kerja yang perlu diselesaikan.

"Telah muncul sejumlah langkah yang masih diperlukan secara hukum sehubungan dengan izin kerja. Sejalan dengan saran dari KNVB dan FBO (Asosiasi Pesepakbola Profesional Belanda), Nathan Tjoe-A-On, segera setelah ia kembali dari kewajiban negaranya, belum bisa melakukan apa pun," tulis pihak klub.

Permasalahan muncul karena hukum di Belanda dan Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda.

Setelah menjadi WNI, pemain seharusnya didaftarkan sebagai pemain non-Eropa sehingga membutuhkan izin kerja baru sesuai regulasi.

Di tengah polemik tersebut, kiper Timnas Indonesia Maarten Paes tidak terdampak kasus karena Ajax Amsterdam sejak awal telah mengurus pendaftaran dan izin kerja secara tepat.

Klub bahkan melakukan investigasi internal sebelum memastikan status pemain tersebut sesuai aturan KNVB.

"Ajax memberi tahu asosiasi sepak bola bahwa, berdasarkan investigasi internal, Paes kemungkinan besar tidak memenuhi syarat untuk bermain dan statusnya perlu diselidiki lebih lanjut," tulis laporan Voetbal International.

Kasus Paspoortgate kini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi karier sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di kompetisi Belanda.

 

Editor : Abdul Rochim
#Paspoortgate Belanda #Dean James #Nathan Tjoe-A-On #izin kerja pemain Indonesia #Justin Hubner