Serangan cepat lawan membuat skuad Garuda harus bekerja keras menjaga pertahanan sejak peluit awal dibunyikan.
Peluang pertama Indonesia hadir pada menit ke-8 melalui tusukan Jordi Amat yang berhasil menembus lini pertahanan lawan dan menghasilkan sepak pojok.
Namun, umpan dari Dony Tri Pamungkas belum mampu dimaksimalkan menjadi gol oleh rekan-rekannya.
Selang beberapa menit, tepatnya menit ke-12, Kevin Diks hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari Beckham Putra.
Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melebar di sisi kiri gawang Saint Kitts and Nevis.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-14.
Ole Romeny memberikan umpan matang kepada Beckham Putra yang dengan tenang melewati kiper lawan sebelum mencetak gol pembuka bagi Timnas Indonesia.
Tekanan Indonesia terus berlanjut. Pada menit ke-25, kerja sama apik kembali tercipta.
Ramadan Sananta mengirimkan umpan kepada Ole Romeny, yang kemudian melepaskan terobosan akurat kepada Beckham Putra.
Tanpa kesulitan berarti, Beckham kembali menaklukkan kiper Saint Kitts and Nevis dan menggandakan keunggulan skuad Garuda.
Dua gol Beckham Putra menunjukkan efektivitas lini serang Indonesia yang mulai menemukan ritme permainan.
Kombinasi umpan cepat dan pergerakan tanpa bola membuat pertahanan Saint Kitts and Nevis kesulitan mengantisipasi serangan bertubi-tubi dari tim Merah Putih.
Dengan keunggulan ini, Timnas Indonesia semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan dan berupaya menambah gol di sisa waktu laga.
Editor : Abdul Rochim