YOGYA - Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berlangsung sengit hingga akhir laga.
Kedua tim saling menekan dalam duel yang digelar di Stadion Sultan Agung.
Memasuki babak kedua, PSIM sempat tampil dominan dan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.
Serangan demi serangan dilancarkan untuk menambah keunggulan.
Pada menit ke-58, PSIM hampir mencetak gol tambahan melalui peluang emas.
Sheva Sanggasi melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras ke arah gawang namun hanya membentur mistar gawang yang dijaga Adriansyah.
Saat PSIM tengah menekan, Persijap justru mampu memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-64.
Diki Kurniawan mengirim tendangan bebas ke dalam kotak penalti yang kemudian berhasil disontek Lucas Morelatto ke gawang PSIM.
Gol tersebut sempat dianulir karena asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Namun wasit Rohaendii N melakukan pengecekan VAR.
Setelah ditinjau ulang, gol Persijap akhirnya disahkan sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 2-2.
Persijap bahkan sempat mencetak gol lagi pada menit ke-78 lewat situasi sepak pojok.
Bola sempat memantul di depan gawang Cahya Supriadi sebelum disambar Borja Martinez dengan tendangan melengkung ke pojok kanan gawang.
Namun setelah dilakukan VAR checking, pemain Persijap Carlos Franca dinilai berada dalam posisi offside dalam proses serangan tersebut.
Akibatnya, gol Borja Martinez dianulir oleh wasit.
Memasuki menit ke-90, kedudukan masih tetap 2-2. Wasit kemudian memberikan tambahan waktu 10 menit untuk babak kedua.
Meski kedua tim terus berusaha mencetak gol kemenangan pada masa injury time, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan 2-2.
Hasil imbang ini menutup pertandingan yang berlangsung dramatis dengan sejumlah peluang, gol, serta keputusan VAR yang mewarnai jalannya laga.
Editor : Abdul Rochim