RADAR PATI - Pertandingan pekan ke-25 Super League 2025/2026 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Arema FC berlangsung sengit di Stadion Sumpah Pemuda, Selasa (10/3/2026) malam.
Hingga menit ke-40 babak pertama, skor masih imbang 0-0 dalam laga yang berlangsung di tengah kondisi lapangan yang becek akibat hujan deras.
Sejak awal pertandingan, kedua tim sebenarnya mencoba tampil menyerang.
Namun hujan yang mengguyur Bandar Lampung membuat lapangan tergenang air sehingga aliran bola sering terhambat.
Kondisi ini membuat permainan kedua tim tidak berkembang dan tempo pertandingan menjadi lebih lambat.
Laga ini sendiri dimulai pukul 20.30 WIB dan menjadi salah satu duel menarik di Super League karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Bhayangkara Presisi Lampung FC datang dengan modal tren positif, sedangkan Arema FC berambisi mencuri poin di kandang lawan.
Pergantian Cepat: Awan Setho Masuk di Menit 17
Drama sudah terjadi pada menit ke-17. Kiper utama Bhayangkara, Aqil Savik, harus ditarik keluar setelah mengalami cedera akibat benturan keras dengan pemain Arema.
Pelatih Bhayangkara akhirnya melakukan pergantian cepat dengan memasukkan Awan Setho Raharjo untuk menggantikan Aqil di bawah mistar gawang.
Masuknya Awan Setho membuat lini belakang Bhayangkara harus menyesuaikan kembali koordinasi pertahanan mereka di tengah kondisi lapangan yang semakin berat.
Lapangan Tergenang Air, Bola Sulit Mengalir
Hujan deras yang turun sejak sebelum pertandingan membuat sebagian area lapangan terlihat tergenang air. Akibatnya:
- Bola sering berhenti saat digulirkan
- Umpan-umpan pendek sulit berkembang
- Pemain lebih sering mengandalkan bola panjang
Situasi ini membuat permainan kedua tim tidak maksimal. Baik Bhayangkara maupun Arema kesulitan membangun serangan rapi dari lini tengah.
Penonton di Stadion Sumpah Pemuda yang berkapasitas sekitar 7.000 kursi pun harus menyaksikan pertandingan dengan tempo yang cenderung terputus-putus.
Peluang Berbahaya Moussa Sidibe
Meskipun lapangan berat, peluang emas tetap tercipta.
Pada menit ke-28, winger Bhayangkara Moussa Sidibe melakukan aksi individu dari sisi kiri.
Ia melakukan cut-inside dan melepaskan tendangan melengkung ke arah tiang jauh, tetapi bola masih tipis melayang di atas mistar gawang Arema.
Beberapa menit kemudian, Bhayangkara kembali mengancam.
Di menit ke-34, sebuah peluang emas tercipta melalui situasi bola silang. Umpan yang mengarah ke kotak penalti berhasil disundul pemain Bhayangkara, namun bola hanya mengenai mistar gawang Arema.
Peluang tersebut menjadi kesempatan terbaik Bhayangkara sepanjang babak pertama.
Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim dalam laga ini.
Bhayangkara FC (4-3-3)
- Aqil Savik (digantikan Awan Setho 17’)
- I Putu Gede
- Nehar Sadiki
- Slavko Damjanovic
- Frengky Missa
- Moises Wolschick
- Sani Rizky
- Ryo Matsumura
- Privat Mbarga
- Henri Doumbia
- Moussa Sidibe
Pelatih: Paul Munster
Arema FC (4-3-3)
- Lucas Frigeri
- Rio Fahmi
- Matheus Blade
- Julian Guevara
- Iksan Lestaluhu
- Pablo Oliveira
- Jayus Hariono
- Gustavo Franca
- Gabriel Silva
- Joel Vinicius
- Dalberto Luan
Baca Juga: LINK Live Streaming Bhayangkara FC vs Arema FC Malam Ini Kick-off 20.30 WIB
Duel Ketat di Tengah Cuaca Buruk
Secara statistik dan rekor pertemuan, kedua tim memang cukup berimbang dalam beberapa musim terakhir.
Dalam lima pertemuan terakhir, keduanya saling mengalahkan dan juga beberapa kali bermain imbang.
Kondisi lapangan yang berat membuat pertandingan lebih banyak diwarnai duel fisik dan perebutan bola di lini tengah.
Hingga memasuki menit ke-40, belum ada gol yang tercipta.
Kedua tim masih mencari cara untuk memecah kebuntuan di tengah lapangan yang licin dan sulit dimainkan.
✅ Live Score Sementara (Menit 40)
Bhayangkara FC 0-0 Arema FC
Stadion: Stadion Sumpah Pemuda, Lampung
Editor : Mahendra Aditya