BANDUNG – Persib Bandung harus meningkatkan kewaspadaan saat menghadapi Persik Kediri pada lanjutan Super League Indonesia. Tim berjul
uk Macan Putih datang dengan sejumlah pemain yang tengah tampil impresif dan berpotensi menyulitkan lini pertahanan Maung Bandung.
Salah satu pemain yang paling berbahaya adalah striker Persik, Jose Enrique.
Penyerang asal Spanyol dengan tinggi 1,86 meter tersebut menjadi tumpuan utama lini depan Persik musim ini.
Hingga pekan berjalan, ia sudah mengoleksi 11 gol dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak klub.
Kemampuan Jose Enrique dalam duel udara menjadi ancaman serius bagi Persib.
Tiga gol pertamanya musim ini bahkan tercipta melalui sundulan kepala.
Karena itu, bek Persib seperti Nick Kuipers dan Federico Barba dituntut tampil disiplin untuk mengawal pergerakannya di area kotak penalti.
Selain Jose Enrique, sosok Ezra Walian juga menjadi pemain penting di skuad Persik.
Gelandang serang yang juga menjabat sebagai kapten tim tersebut memiliki peran vital dalam membangun serangan.
Ezra menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan sekaligus penyedia umpan bagi Jose Enrique.
Kombinasi keduanya menjadi salah satu senjata utama Persik musim ini.
Tidak hanya piawai mengirim umpan, Ezra juga berbahaya dalam situasi bola mati maupun memanfaatkan bola muntah di depan gawang lawan.
Ancaman lain datang dari gelandang kreatif Adrian Luna.
Pemain yang didatangkan dari klub India Kerala Blasters tersebut dikenal memiliki visi bermain yang baik serta kemampuan mengatur tempo permainan.
Kehadiran Luna membuat lini tengah Persik semakin variatif.
Persib tidak bisa hanya fokus mengawal Ezra, karena Luna juga mampu menciptakan peluang atau bahkan mencetak gol dari lini kedua.
Dengan kombinasi Luna dan Ezra sebagai pengatur serangan serta Jose Enrique sebagai penyelesai akhir, Persik memiliki trio yang cukup berbahaya.
Karena itu, lini pertahanan Persib dituntut tampil disiplin sepanjang pertandingan agar mampu meredam ancaman Macan Putih.
Editor : Abdul Rochim