SURABAYA – Persebaya Surabaya tampil dominan pada awal laga kontra Madura United.
Bermain dengan seragam hijau, Bajul Ijo langsung mengambil inisiatif serangan, sementara tim tamu yang mengenakan kostum putih lebih banyak tertekan di menit-menit awal.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya menguasai jalannya pertandingan.
Beberapa upaya umpan Madura United berhasil dipotong lini tengah dan pertahanan tuan rumah, memutus aliran serangan sebelum berkembang.
Peluang pertama hadir pada menit ke-7. Bruno Moreira melepaskan umpan berbahaya ke dalam kotak penalti.
Bola disambut Gali Freitas, namun sentuhannya belum sempurna sehingga kesempatan emas itu terlepas begitu saja.
Tekanan kembali datang pada menit ke-12.
Bruno melakukan intersep di area tengah, lalu menggiring bola cepat hingga mendekati kotak penalti.
Ia mengirimkan umpan terobosan kepada Rivera, tetapi kiper Madura United, Arya R., sigap keluar dari sarangnya untuk menyapu bola. Serangan tersebut pun gagal berbuah gol.
Menit ke-18, kombinasi Gali Freitas dan Rivera kembali mengancam.
Gali mengirimkan umpan matang kepada Rivera, namun penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar gawang.
Madura United sempat memberikan respons pada menit ke-23.
Gledson melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola dapat diamankan dengan mudah oleh kiper Persebaya, Ernando Ari.
Persebaya terus menekan. Pada menit ke-25, Rivera kembali memperoleh peluang lewat umpan silang dari sisi lapangan.
Namun lagi-lagi belum mampu mengonversinya menjadi gol.
Kebuntuan akhirnya pecah satu menit berselang.
Pada menit ke-26, Gali Freitas melepaskan sepakan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang.
Bola meluncur deras dan tak mampu dijangkau Arya R., membuat Persebaya unggul 1-0 atas Madura United.
Gol tersebut menjadi buah dari dominasi tuan rumah sejak awal pertandingan. (him)
Editor : Abdul Rochim