JEPARA – Laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini berlangsung dalam tensi tinggi hingga awal babak kedua.
Persijap menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol Iker Guarrotxena pada menit ke-32.
Sepanjang 45 menit pertama, tuan rumah tampil impresif dengan penguasaan bola mencapai 54 persen.
Serta mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Persebaya belum mampu menghasilkan shot on target.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung tampil lebih agresif.
Tertinggal satu gol membuat tim tamu seperti tersengat dan lebih rajin melancarkan serangan ke pertahanan Persijap.
Namun, rapatnya barisan belakang tuan rumah membuat setiap upaya Persebaya masih bisa digagalkan.
Persijap sempat mengancam lebih dulu di babak kedua.
Pada menit ke-48, Borja Herrera melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sempat mengejutkan lini belakang Persebaya.
Sayang, bola masih melebar dari sasaran.
Dua menit berselang, Persebaya mendapatkan momen krusial. Umpan Rivera ke dalam kotak penalti mengenai tangan Diogo Brito.
Wasit Supriyanto sempat menunjuk titik putih setelah menganggap terjadi handball.
Namun keputusan tersebut tidak langsung final.
Wasit melakukan pengecekan melalui VAR.
Setelah meninjau ulang tayangan, insiden tersebut dinilai mengenai bagian perut, bukan tangan. Keputusan penalti pun dibatalkan.
Hingga pertengahan babak kedua, Persijap masih mempertahankan keunggulan 1-0 atas Persebaya dalam pertandingan yang berjalan semakin sengit.
Editor : Abdul Rochim