JEPARA — Persijap Jepara bakal melakoni laga berat, dengan menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (21/2) malam.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK). Kick off dijadwalkan pukul 20.30 WIB.
Laga ini, momen Persijap untuk membayar hutang kekalahan. Setelah ditekuk pada Minggu (28/12/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo 4-0.
Laga ini menjadi ajang bagi Persijap, untuk menumbangkan tim papan atas ataupun kian terpuruk.
Sementara itu, Persebaya datang dengan kekuatan penuh dan reputasi. Sebagai salah satu tim besar di kancah sepak bola nasional.
Seperti laga-laga sebelumnya, Persijap menekan di menit-menit pertama. Berusaha menciptakan gol di bawah 10 menit, memanfaatkan transisi cepat dan peluang gol.
Hal tersebut acapkali dilakukan sebagai kejutan, sebelum tim lawan mengetahui skema permainan.
Dalam lima laga terakhir, Persijap Jepara mengalami dua kali kemenangan.
Sementara Persebaya Surabaya mengalami tiga kali kemenangan, satu kali seri.
Serta satu kali kekalahan saat melawan Bhayangkara FC pada Sabtu (14/2) 1-2.
Setelah Persijap mengalami kekalahan pelik 4-0 saat bertandang ke markas Persebaya, pertandingan ini menjadi upaya bangkit.
Apalagi dengan formasi pemain yang serba baru. Komposisi para pemain asing yang juga dapat dipasang sebagai ujung tombak dalam bola-bola panjang.
Persebaya tampak gugup seperti saat menjamu Bhayangkara FC, dengan kebobolan pada menit ke-26.
Jika Persijap dapat memanfaatkan peluang cepat seperti itu, dapat memecah kebuntuan dengan elok.
Apalagi dengan transisi cepat yang biasa dibangun Alexis Gomez dan Iker Guarrotxena.
Begitupun dengan peran Charlos Franca yang digadang-gadang dapat menyarangkan kulit bundar ke gawang lawan.
Namun Bajol Ijo bukanlah tim remeh, hingga saat ini masih bertengger pada peringkat ke-5.
Apalagi dengan kombinasi para pemain asingnya, seperti Bruno Moreira, Flavio Silva ataupun Fransisco Rivera.
Skuad Bajol Ijo juga bisa bermain menukikkan keadaan. Dengan membangun serangan balik yang cepat.
Lini belakang Persijap Jepara jadi taruhan. Bertahan atau tumbang atas gempuran.
Pekerjaan Persijap Jepara malam ini bukanlah suatu hal yang mudah.
Di samping harus menciptakan peluang dan gol, juga harus membuat kokoh benteng pertahanannya.
Apalagi Persebaya dikenal agresif, cerdas dalam mengontrol permainan, dan berani menekan (pressing tinggi) sejak menit awal.
Namun, Persijap Jepara dalam asuhan Mario Lemos kini akan memulai kembali menunjukkan. Bahwa kekalahan tak selamanya.
Kemenangan atas tim papan atas pun bukan hal yang mustahil.
Babak baru dinantikan. Kemenangan yang dijanjikan adalah harga yang harus diraih, untuk beranjak dari zona degradasi. Bekal untuk naik dari peringkat ke-17.
Pelatih Kepala Persijap Jepara Mario Lemos menyampaikan laga ini para skuad asuhannya harus fokus dan bertahan.
Dengan visi dan mental yang sama. Tim menurutnya, harus kompak.
“Kalau bicara puasa, lawan juga menghadapi hal yang sama. Ada pemainnya yang puasa. Ini bukan pertama kali melewati puasa, sehingga tidak menjadi kendala yang berarti,” sebutnya dalam pre match pers conference pada Jumat (20/2) petang.
Sementara itu, Pemain Persijap Jepara Lucas Morelatto mengatakan pihaknya akan bekerja keras. Sehingga dapat membawa hasil yang baik.
“Ada perubahan besar, dengan pemain asing. Persiapan sangat baik, siap melakukan laga final (melawan Persebaya, red),” tandasnya.(fik)
Prediksi Susunan Pemain;
Pelatih: Mário Licinio Guerreiro Lemos
Persijap Jepara (4-4-2):
Sendri Johansyah; Firman Ramadhan, Lucas Morelatto, Diogo Brito, Firman;
Borja Herrera, Wahyudi Hamisi (C), Alexis Gomez, Martinez;
Charlos Franca, Iker Guarrotxena
Pelatih: Bernardo Tavares
Persebaya Surabaya (4-3-3):
Ramadhani; Jefferson, Mitrevski, Irianto, Ari;
Rivera, Firmansyah, Raickovic;
Bruno, Perovic, Paulo Domingos