Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pasca Diskualifikasi, PSIR Rembang Bersurat ke Erick Thohir

Abdul Rochim • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:02 WIB
BERJUANG: Pemain PSIR Rembang saat berada di Stadion Krida Rembang beberapa waktu lalu. (PSIR REMBANG UNTUK RADAR PATI)
BERJUANG: Pemain PSIR Rembang saat berada di Stadion Krida Rembang beberapa waktu lalu. (PSIR REMBANG UNTUK RADAR PATI)

REMBANG - Manajemen tim sepakbola PSIR Rembang berkirim surat kepada Ketua Umum PSSI pusat, Erick Tohir hari Sabtu lalu (14/2).

Surat yang dikirimkan langsung tersebut berkaitan tentang hasil putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jateng, baru-baru ini.

Manajer PSIR Rembang, Rasno menjelaskan, surat telah dikirim pekan lalu. Tepatnya tertanggal 14 Februari 2026.

Isinya memuat tentang laporan sekaligus permohonan atensi ketua umum PSSI.

Dalam hal ini kami menanyakan tentang kesesuaian pembentukan Komite Disiplin dengan statuta PSSI.

Khususnya terkait prinsip independensi dan mekanisme konstitusional pembentukan badan yudisial PSSI Jateng.

"Sebab ini menimbulkan konsekuensi cacat formil terhadap putusan yang dihasilkan,” terang Rasno.

Warga desa Pasar Banggi, Rembang pun berharap agar ketua umum PSSI meninjau ulang putusan Komdis PSSI Jawa Tengah termasuk mengevaluasi pemberlakuan putusan tersebut.

Menurutnya, hal itu berkaitan dengan marwah PSSI.

”Kami menyampaikan hal ini bukan untuk menghindari tanggung jawab organisasi, melainkan demi menjaga marwah statuta PSSI,” imbuhnya.

Senada, ketua umum PSIR Rembang Nur Hasan mengaku upaya yang ditempuhnya bersama dengan manajemen PSIR Rembang saat ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar mengembalikan marwah PSSI khususnya Jawa Tengah.

Pihaknya sekaligus juga berterima kasih kepada seluruh jajaran manajemen, official, dan para pemain tanpa terkecuali yang sudah berjuang sejauh ini.

"Apapun kondisinya ke depan, kami akan tetap mengawal dengan rasa hormat kami kepada seluruh lapisan pecinta dan penikmat sepakbola di Kabupaten Rembang,” terangnya.

Sebelumnya, imbas dari keributan massa pasca laga semifinal leg 2 Liga 4 Jateng 25/26 antara PSIR melawan Persak Kebumen di Stadion Krida Rembang.

Tim berjuluk Laskar Dampo Awang mendapat sanksi diskualifikasi dan denda Rp 45 juta.

Ditambah, larangan bermain tanpa penonton di laga home sebanyak 6 kali pada musim Liga 4 berikutnya. (noe)

Editor : Abdul Rochim
#komdis pssi #erick tohir #rembang #PSIR Rembang didiskualifikasi #psir rembang #Liga 4 Jateng