PATI – Persipa Pati bersiap melakoni laga krusial dalam lanjutan Liga Nusantara melawan PSDS Deli Serdang yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/1).
Pertandingan ini menjadi penentu nasib Laskar Saridin untuk tetap bertahan di kasta kompetisi musim depan.
Pelatih Persipa Pati, Nazal Mustofa, menegaskan bahwa seluruh elemen tim harus memandang laga ini dengan tensi tinggi.
Baginya, tidak ada pilihan lain selain mengamankan tiga poin penuh di laga pamungkas tersebut.
Saat ini, Persipa Pati mengusung misi wajib menang demi menyalip perolehan poin PSDS di papan klasemen.
Kemenangan menjadi harga mati jika ingin memastikan diri tetap bertahan di Liga Nusantara.
Mengingat krusialnya laga ini, Nazal menyebut pertandingan tersebut layaknya sebuah partai final.
"Laga melawan PSDS adalah pertandingan final. Kami butuh kemenangan untuk menyalip poin mereka dan memastikan diri bertahan di Liga Nusantara," ujar Nazal Mustofa.
Meski optimis dengan semangat juang anak asuhnya, Nazal memberikan catatan khusus terkait evaluasi di beberapa pertandingan terakhir.
Salah satu fokus utamanya adalah kualitas penyelesaian akhir (finishing) yang dianggap masih lemah.
Menurutnya, banyak skema serangan yang dibangun dengan baik seringkali terbuang percuma karena kurang tenangnya pemain depan dalam mengeksekusi peluang di dalam kotak penalti.
"Motivasi pemain ada, tapi finishing pemain depan perlu ditingkatkan lagi. Banyak peluang tidak dimaksimalkan, akhirnya permainan tidak sesuai dengan yang diinginkan," papar Nazal.
Menjelang hari pertandingan, tim pelatih terus menggenjot mentalitas pemain agar tidak lengah sedikitpun.
Nazal meminta para pemainnya untuk tampil habis-habisan sejak peluit pertama dibunyikan.
"Saya tanamkan ke anak-anak untuk kerja keras demi meraih kemenangan. Kita harus memaksimalkan setiap peluang yang ada," pungkasnya.
Saat ini Persipa berada di urutan ke-5 klasemen sementara grup A dengan raihan 7 poin hasil dari sekali menang 4 kali seri.
Sedangkan PSDS berada di urutan ke-4 dengan torehan 8 poin. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab