PATI - Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, resmi membuka Liga Desa Grup C Tahun 2025–2026 yang digelar di Lapangan Gelora Soekarno, Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil.
Kompetisi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya mendorong peningkatan prestasi olahraga desa lintas daerah di Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa Liga Desa Grup C diikuti oleh tujuh desa yang berasal dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Blora, Sragen, Grobogan, dan Rembang.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan lancar hingga menghasilkan juara terbaik.
“Liga Desa Grup C ini diikuti oleh tujuh desa dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah. Semoga pertandingan berjalan lancar dan dapat melahirkan juara yang nantinya akan kembali dipertandingkan di Boyolali,” ujar Chandra.
Menurutnya, Liga Desa tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga wadah pembinaan atlet desa serta sarana mempererat persaudaraan antardaerah.
Ia berharap melalui kompetisi ini akan lahir talenta-talenta olahraga potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Farida Kurnianingrum, memberikan apresiasi kepada Kabupaten Pati sebagai tuan rumah penyelenggaraan Liga Desa Grup C.
Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan pengembangan konsep sport village tourism.
Baca Juga: Potensi Sport Tourism Menjanjikan, Tapi Akses ke Pati Masih Jadi Problem Utama
“Ini menjadi hal yang sangat membanggakan bagi Kabupaten Pati dan diharapkan dapat menghadirkan nuansa baru dalam pengembangan sport village tourism,” ungkap Farida.
Farida menambahkan, olahraga desa memiliki potensi besar sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Selain berdampak pada sektor olahraga, kegiatan ini juga mampu memberikan nilai tambah dari sisi sosial, ekonomi, dan budaya desa.
“Olahraga dapat menjadi magnet penguatan ekonomi desa, tidak hanya dari fungsi olahraga, tetapi juga nilai sosial, ekonomi, dan budaya,” pungkasnya. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab