Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Usai takluk 0-2 dari Persija Jakarta, Begini Pernyataan Pelatih Persijap Jepara Divaldo Alves

Abdul Rochim • Minggu, 4 Januari 2026 | 11:24 WIB
Pelatih Persijap Jepara, tengah, saat konferensi pers
Pelatih Persijap Jepara, tengah, saat konferensi pers

JAKARTA — Hasil minor di ibu kota tak membuat Persijap Jepara patah semangat.

Justru sebaliknya, kekalahan dari Persija Jakarta dijadikan cermin untuk berbenah dan memompa motivasi menghadapi laga-laga berikutnya.

Usai takluk 0-2 dari Macan Kemayoran di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (3/1), pelatih kepala Persijap, Divaldo Alves, langsung menyoroti sejumlah aspek permainan timnya.

Evaluasi menyeluruh pun dilakukan, terutama menyangkut efektivitas permainan di momen krusial.

Divaldo mengakui sejak awal laga kontra Persija bukan ujian ringan.

Lawan dihuni pemain berkelas dengan pengalaman panjang di kompetisi tertinggi.

Namun, menurutnya, Persijap tidak sepenuhnya berada di bawah tekanan.

“Secara permainan, kami punya kesempatan. Ada momen-momen di mana kami bisa mencetak gol,” ujarnya.

Ia menilai persoalan utama terletak pada kurangnya ketenangan dan kedisiplinan saat berada di area penalti lawan.

Beberapa peluang bersih gagal dimaksimalkan, sehingga tidak memberi perubahan pada papan skor.

“Jika pemain bisa lebih fokus dan disiplin, hasilnya tentu bisa berbeda,” imbuhnya.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa kemampuan menciptakan peluang merupakan sinyal positif.

Dalam beberapa laga terakhir, Persijap dinilai konsisten membangun serangan.

Tantangannya kini adalah menghadirkan sentuhan akhir yang lebih tajam.

Divaldo pun memberi isyarat bahwa bursa transfer akan dimanfaatkan untuk memperkuat tim.

Perhatian utama tertuju pada sektor depan agar Persijap memiliki daya dobrak yang lebih mematikan di putaran kedua kompetisi.

“Dari peluang-peluang yang tercipta, kami tahu area mana yang perlu ditingkatkan,” katanya tanpa merinci posisi secara eksplisit.

Ia secara terbuka menyebut kebutuhan akan striker yang lebih efektif, sembari menaruh harapan pada kehadiran pemain baru seperti Borja Herrera dan Aly Ndom.

Keduanya diharapkan memberi variasi dan keseimbangan, baik di lini tengah maupun dalam skema serangan.

Persijap sendiri tengah melewati periode berat dengan jadwal padat melawan tim-tim papan atas.

Setelah menghadapi PSIM, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta, ujian berat berikutnya menanti saat bertemu Dewa United pada Senin (12/1).

Dalam kondisi tersebut, Divaldo menekankan pentingnya mental baja dan keberanian bermain.

“Kualitas Persija terlihat jelas hari ini. Selamat untuk mereka atas tiga poin,” ucapnya sportiv.

Dari kubu pemain, Sudi Abdallah menyebut seluruh anggota tim telah berjuang maksimal.

Menurutnya, Persijap tampil cukup solid di babak pertama sebelum akhirnya kebobolan setelah jeda.

“Kami berusaha keras, menciptakan peluang, dan bermain sebaik mungkin,” katanya.

Menutup pernyataannya, Divaldo mengajak suporter Persijap untuk tetap setia mendampingi tim.

Ia percaya dukungan penuh dari tribun akan menjadi energi tambahan untuk keluar dari zona merah klasemen.

“Kami tahu suporter juga menginginkan kemenangan. Tetap bersama kami. Dengan kebersamaan, Persijap bisa bangkit dan menjadi lebih kuat,” pungkasnya. fik/him

Editor : Abdul Rochim
#sugbk #BRI Super League #persijap jepara #persija jakarta