Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Hadiah Juara Liga Desa di Pati Bikin Viral, Ini Penyebabnya

Achmad Ulil Albab • Rabu, 31 Desember 2025 | 13:27 WIB
Liga Sepak Bola Desa 2025 di Pati viral usai pemenang mendapat hadiah 2 kardus jajan ringan. (ISTIMEWA)
Liga Sepak Bola Desa 2025 di Pati viral usai pemenang mendapat hadiah 2 kardus jajan ringan. (ISTIMEWA)

 

PATI - Liga Desa Kabupaten Pati selesai digelar, dalam laga final di Stadion Joyokusumo, tim Persewo Wonorejo Tlogowungu keluar sebagai juaranya usai mengalahkan Persip Pohgading Gembong dengan skor tipis 1 – 0, Selasa (30/12).

Diketahui penyelenggara Liga Desa adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades). Event ini digelar secara nasional.

Kejuaraan ini diikuti 14 tim perwakilan dari 14 kecamatan. Liga desa dimulai pada 14 Desember dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.

Namun  di akhir,  turnamen Liga Desa Kabupaten Pati tahun 2025 menjadi sorotan karena hadiahnya yang dinilai kurang pantas untuk sebuah event tingkat kabupaten. Bahkan di sosial media banyak yang membandingkan dengan kabupaten tetangga.

Diketahui dalam sebuah ceremony juara, panitia menyerahkan piala dan juga dua kardus makanan ringan kepada perwakilan tim.

Salah satu tim pemenang membuka hadiah Liga Desa 2025 Kabupaten Pati. (FACEBOOK)
Salah satu tim pemenang membuka hadiah Liga Desa 2025 Kabupaten Pati. (FACEBOOK)

Dalam sebuah video yang beredar di facebook, tampak ada yang unboxing isi hadiah tersebut dan menemukan jajanan rentengan berwarna kuning.

Usai laga final Kepala Dispermades Pati Tri Haryama saat diwawancara mengungkapkan pemenang nantinya akan bermain di level karesidenan, dan nantinya mewakili ke tingkat provinsi.

Saat disinggung terkait hadiah, pihaknya mementingkan semangat dari kompetisi ini

“Hadiahnya tidak perlu kami sampaikan, yang terpenting semangatnya,  mudah-mudahan animo masyarakat meningkat,” paparnya.

Lebih lanjut terkait harapan dari penyelenggaraan kompetisi ini bisa menghidupkan dan  membina pemuda di bidang sepakbola.

“Harapan kita pemuda agar mau berolahraga, nah kali ini di bidang sepakbola. Ini digelar secara nasional,” pungkasnya.

Terpisah official tim Persip Pohgading, M. Choirul Umam mengaku bersyukur timnya bisa sampai final liga antar desa, namun juga merasa kecewa dengan hadiah yang diberikan panitia.

“Alhamdulillah bersyukur karena klub lokal desa bisa sampai final, untuk hadiah kami sangat terkejut dan kecewa,” paparnya.

Lebih lanjut Choirul Umam menyebut, sebelum kompetisi dikasih tahu bahwa ada hadiah. Namun nyatanya usai laga final panitia memberi tahu jika tidak ada hadiah berupa uang.

“Ya minimal ada uang Lelah atau uang pembinaan. Tetangga (kabupaten) sebelah Kudus saja hadiahnya juara 1 dapat uang pembinaan Rp 5 juta, masak di Pati tidak ada sama sekali,” pungkasnya. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#pssi #HADIAH #pati #Viral #Dispermades #sepakbola #LIGA DESA