KUDUS – Menatap kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, Persiku Kudus mulai mematangkan persiapan tim.
Pelatih kepala Alfiat mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus melengkapi kedalaman skuad dan belum akan gegabah dalam memburu pemain.
"Skuad utama akan diumumkan bulan Juli. Sekarang kami masih fokus mencari pemain yang tepat untuk melengkapi kebutuhan tim," ujar Alfiat, Senin (30/6).
Dalam bursa transfer kali ini, Persiku Kudus belum mengumumkan siapa saja pemain asing yang akan bergabung.
Saat ini, proses komunikasi dan negosiasi dengan calon pemain asing masih berlangsung.
"Belum ada kesepakatan, kami masih mencari dan bernegosiasi," katanya.
Menurut Alfiat, Persiku akan merekrut tiga pemain asing sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ketiga posisi tersebut yakni bek tengah, gelandang, dan penyerang.
"Tiga pemain sudah cukup untuk mengisi kebutuhan tim. Regulasi kemungkinan masih membatasi pada tiga kuota pemain asing," jelasnya.
Adapun kriteria pemain asing yang dicari, menurut Alfiat, adalah mereka yang berpengalaman dan pernah merumput di kompetisi Indonesia.
Bek tengah yang dibutuhkan harus punya kemampuan bertahan dengan ngotot dan mampu mengomando lini belakang.
Untuk posisi gelandang, pelatih asal Jawa Timur ini menginginkan sosok yang bisa mengatur tempo permainan, dengan kemampuan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Sementara untuk posisi striker, Alfiat berharap mendapatkan pemain yang tajam dan bisa menciptakan gol dari peluang sekecil apapun.
Striker tersebut juga harus cerdas mencari ruang di pertahanan lawan.
“Untuk pemain lokal kami masih terus mencari, mengisi kekosongan dan menyesuaikan kebutuhan strategi,” imbuhnya.
Dikenal dengan gaya bermain high pressure, Alfiat menekankan pentingnya karakter pemain yang pekerja keras.
Dalam skema ini, setiap pemain dituntut sigap menutup ruang ketika kehilangan bola dan melakukan transisi cepat.
Persiku Kudus menargetkan bisa membentuk tim solid dan kompetitif sebelum kick-off Liga 2 digelar. Proses seleksi dan perekrutan pemain pun terus berjalan secara ketat. (gal/aua)
Editor : Achmad Ulil Albab