Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perpanjangan Kontrak Coach Alfiat di Persiku Kudus Terganjal Disebabkan Ini

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 28 Februari 2025 | 18:04 WIB
DIROMBAK: Pemain Persiku Crah Angger berebut bola dengan Pemain Gresik United. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR PATI)
DIROMBAK: Pemain Persiku Crah Angger berebut bola dengan Pemain Gresik United. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR PATI)

KUDUS, Radar Kudus - Musim kompetisi Liga 2 2024/2025 telah usai. Persiku berhasil menuntaskan misinya bertahan di Liga 2 untuk musim 2025/2026 mendatang.

Beberapa catatan dan pembenahan harus diperbaiki oleh manajemen untuk menyambut musim 2025/2026 Liga 2.

Perombakan pemain perlu dilakukan demi menjaga konsistensi permaian tim berjuluk Macan Muria itu.

Menurut Pengamat sepak bola Kudus sekaligus suporter Persiku, Andre Kurniawan langkah manajemen Persiku, kata Andre akan sedikit terganjal dengan status Alfiat.

Pasalnya Alfiat masih terikat kontrak dengan Persik Kediri.

Setidaknya jika gagal memperpanjang kontrak Alfiat, manajemen harus bergerak mencari pelatih pengganti dari sekarang.

”Salah satunya manajemen Persiku wajib mempertahankan Alfiat sebagai pelatih kepala. Karena performanya begitu bagus di empat laga play off degradasi,” ungkapnya.


Andre mengatakan, musim pertama di Liga 2 harusnya menjadi pelajaran yang berarti bagi manajemen dalam menentukan langkahnya ke musim yang akan datang.

Pergantian pelatih dan manajemen di sisi lain akan menimbulkan bergejelok pada pemain.

Mental pemain justru akan tergangu dalam menjalani laga.

Sementara itu, dia juga memberikan catatan siapa saja pemain yang harus dipertahankan untuk mendongkrak performa tim di musim depan.

Dari kacamata Andre, pemain yang harus diperpanjang kontraknya, Crah Angger, Richard Gadze, dan Jajang Mulyana.

Ketiga pemain ini dinilai Andre tampil konsisten di setiap Persiku berlaga.

”Saya melihat performa ketiga pemain itu tampil konsisten, mungkin itu dari kacamata saya. Manajemen punya penilian lain,” katanya.

Persiku di musim depan harus mempunyai target yang jelas. Bertahan di Liga 2 atau promosi ke Liga 1.

Seperti di musim 2024/2025 Persiku mentargetkan promosi ke Liga 1, namun berjalannya waktu Macan Muria tergelincir dan terseok-seok di fase penyisihan grup.

Sementara itu, Manajer Persiku Fajrul Affi Zaidan Al Kannur mengatakan, saat ini sebagain pemain dan pelatih sudah pulang ke rumahnya.

Kontrak para pemain akan berakhir pada bulan ini.

”Setelah lebaran Idul Fitri rencananya akan ada evaluasi bersama untuk persiapan tim di musim depan,” katanya. (gal/him)

Editor : Abdul Rochim
#Persiku #kudus #Persik #alfiat