JEPARA, RadarPati.ID - Antusiasme supporter Persijap Jepara untuk menyaksikan Persijap bisa naik kasta malam ini cukup tinggi.
Itu dibuktikan dengan cepatnya tiket yang ludes terjual.
Tak hanya itu, bagi supporter yang tak kebagian tiket pun masih mencoba mencari dengan jalur luar, meskipun dengan harga yang lebih tinggi.
Diketahui, panitia pelaksana (Panpel) pertandingan babak play off promosi Liga 2 antara Persijap Jepara melawan PSPS Pekanbaru menyediakan 8.310 tiket untuk dijual.
Tiket tersebut hanya dijual melalui online. Layanan penjualan tiket tersebut dibuka resmi pada Minggu (23/2) sekitar pukul 23.00 WIB.
Tapi tak butuh waktu lama, hanya sekitar 35 menit seluruh tiket yang disediakan oleh Panpel ludes terjual.
”Antusiasme supporter masih terjaga, allhamdulillah. Mereka all out dukung kami di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK),” ungkap Revan, panpel Persijap Jepara.
Salah seorang yang mendapat tiket melalui penjualan resmi tersebut adalah Hendra.
Ia mengaku telah mempersiapkan diri sejak pukul 21.00 WIB untuk ikut war tiket pertandingan Persijap vs PSPS Pekanbaru.
Padahal, loket onlinenya baru dibuka sekitar pukul 23.00 WIB.
Tak hanya menyiapkan diri, ia pun mempersiapkan perlengkapan. Yaitu smartphone untuk siap-siap war.
Ia mempersiapkan 4 smartphone untuk jaga-jaga bila ada smartphone tersebut gagal mendapat tiket.
”Alhamdulillah langsung dapat,” ujarnya kemarin.
Namun dari beberapa supporter yang gagal meraih tiket dari penjualan onliner tersebut nekat membeli dari orang lain.
Salah satunya adalah Miftahul Huda. Ia mengaku sebelumnya tak pernah nonton ke stadion.
Namun karena malam ini adalah pertandingan penting, karena menentukan langkah Persijap musim depan, ia tak mau terlewatkan.
Akhirnya ia nekat membeli tiket dari calo. Harganya naik sekitar Rp 50 ribu.
Ia mendapat tiket VIP seharga Rp 220 ribu, dari semestinya Rp 170 ribu.
”Mumpung final penentuan Liga 1. berapapun siap bayar,” tegasnya. (rom/him)
Editor : Abdul Rochim